Home / Berita / Sidang Perkara Pemalsuan Buku Nikah Istri Polisi Dihadiri oleh Terdakwa

Sidang Perkara Pemalsuan Buku Nikah Istri Polisi Dihadiri oleh Terdakwa

Jakarta, sketsindonews – Sidang perkara kasus pemalsuan buku nikah dan penggelapan serta penguasaan harta milik orang lain tanpa hak. Pada minggu lalu dengan pihak terdakwa Sarah Susanti tidak hadir.

Sedang pada pelaksanaan hari kamis (26/10) sidang dihadiri terdakwa Sarah Susanti, dan para Hakim PN Jakarta Selatan yang terdiri Hakim Irwan S.H M.H, didampingi hakim R Iswahyudi Widodo SH MH dan hakim Achmad Guntur SH MH, dengan‎ agenda sidang mendengarkan tuntutan Jaksa Penuntut Umum Yan Ervina SH yang dibacakan Jaksa Agnes Reinitha SH.

Pada persidangan Kamis (26/10) Jaksa Agnes secara bergantian dengan seorang jaksa lainnya membacakan dakwaan mewakili JPU Yan Ervina SH.

Sarah Susianti dalam dakwaan yang ditujukan kepada dirinya, disebutkan oleh Jaksa hanya sebagai istri siri Almarhum Kombes Pol (Purn) Agus Maulana Kasiman‎. Istri sah almarhum adalah Melva Tambunan.

Sarah yang kini tinggal di rumah dinas Polri di Pengadegan, Kalibata, Jakarta Selatan itu didakwa tinggal di rumah dinas Polri yang bukan haknya beserta aset peninggalan almarhum yang dikuasai Sarah disebutkan antara lain empat buah mobil, satu ruko dan beberapa petak tanah dengan surat kepemilikan dipegang terdakwa yang berstatus tahanan kota itu.

Setelah Jaksa Agnes membacakan dakwaannya, Hakim Iswahyudi memberikan kesempatan eksepsi atau pembelaan kepada Sarah. Setelah berkonsultasi dengan empat penasehat hukumnya Sarah mengutarakan tidak melakukan eksepsi dan menyerahkan kepada kuasa hukumnya untuk melakukan pembuktian.

Setelah mendengar tanggapan Sarah itu, Hakim Iswahyudi memutuskan sidang dilanjutkan pada hari Kamis, 2 November 2018.

Setelah persidangan selesai terdakwa Sarah Susianti dan penasehat hukumnya bergegas meninggalkan PN Jaksel dan enggan memberi keterangan ketika dimintai tanggapan oleh para wartawan. “Kami ikuti saja proses hukum,” kata penasehat hukum Sarah, Ahmad Ramzi SH MH.

Sebelum sidang dimulai, Hakim Iswahyudi mengingatkan terdakwa Sarah untuk menghadiri setiap persidangan yang sudah diputuskan hakim. Apabila Sarah tidak hadir lagi dipersidangan maka dia akan “dititipkan” atau dipenjara.

Sementara itu Jaksa Agnes juga tidak mau memberikan penjelasan ketika ditemui wartawan. “Saya ini jaksa wilayah di sini, jaksa utamanya Yan Ervina. Kalau ingin keterangan, silakan temui langsung ibu Ervina di Kejati DKI di Kuningan,” kata Agnes.

Pemohon Melva Tambunan ketika dikonfirmasi wartawan mengutarakan senang persidangan telah digelar di PN Jakarta Selatan karena terdakwa hadir.

“Saya senang persidangan telah berjalan sebagaimana seharusnya. Kita ikuti saja persidangan ini seterusnya. Saya berharap dari sini kasus ini bisa segera selesai dan terang semuanya.” Ungkapnya.

Check Also

SBY Perintahkan Kader Partai Demokrat Hentikan ‘Sementara’ Dinas Di BPN Prabowo-Sandiaga Uno

Jakarta, sketsindonews – Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), meminta seluruh pimpinan maupun …

Watch Dragon ball super