Home / Berita / Sindir Bantuan Tunai Banpres Kacau di Kartini Muncul Kerumunan, Apa Penyebabnya !

Sindir Bantuan Tunai Banpres Kacau di Kartini Muncul Kerumunan, Apa Penyebabnya !

Jakarta, skstsindonews – Pembagian Bantuan Presiden dalam bentuk tunai memancing kerumunan di wilayah RW 08 dan RW 09 Kelurahan Kartini Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat.

Diketahui, sebanyak 595 warga mendapat banpres melalui pencarian POS Giro Kantor Sekertariat RW 08.

“Pembagian ada warga RW 08 harus mengambil di RW 09 oleh petugas Banpres begitupun sebaliknya sehingga menjadi kurang tertib dan sistematis,” ungkap Ketua RW 08 Achmad Maulana, Selasa (16/2/21).

Dua pecahan RW cara pembagian penerima ini telah menjadikan kendala dilapangan terutama warga menjadi bingung bahkan, Kata Achmad, selaku pengurus RW pun jadi kalang kabut oleh sistem tidak simple sesuai bantuan DKI serta bantuan sembako lebih tertib karena keterlibatan RT secara langsung.

“Kekurangan petugas Banpres juga menjadi kendala karena informasi kepada warga tidak jelas waktu jam sehingga warga menjadi bingung hingga pagi sampai siang warga berdatangan pada lokasi yang tidak jelas, dimana warga penerima mendapat dana tunai sesungguhnya,” ungkapnya.

Tambah Achmad, warga telah disampaikan undangan tapi waktu tidak jelas sehingga hambatan secara tekhnis menjadi hal tidak kondusif terjadi kerumunan terlebih cuaca hujan terjadi pula sejak pagi hari.

“Begitu pula warga penerima sesuai KK, KTP tinggal diwilayah tapi tidak menetap dan pindah ini juga menjadi kendala non tekhnis disebabkan complain kepada pihak RW,” tandasnya.

“Harapannya bantuan banpres selanjutnya seyogyanya tidak lagi dipecah melainkan satu RW tangani warga penerima sehingga tidak terjadi kerumunan singkatnya waktu juga ditentukan secara molor hingga datangnya petugas,” sindir Maulana.

Sementara Ketua LMK RW 08 Hendra Gusniawan menyatakan, bahwa kerumunan itu akan tetap muncul walaupun tidak hujan nantinya, pasalnya tekhnis distribusi banpres tunai petugas bukan lebih awal untuk hadir menyiapkan segala sesuatunya sebelum warga hadir berdatangan.

“Ditambah tekhnis ini perlu dirubah seiring keterlibatan RW harus dimaksimalkan lakukan kordinasi dan konsolidasi sesuai jadwal bentuk pembagian kepada warga untuk tidak simpang siur,” tandas Hendra.

(Nanorame)

Check Also

Prajurit LANTAMAL III Jakarta Tingkatkan Kemampuan Penyidikan Tindak Pidana Tertentu Di Laut

Jakarta, sketsindonews – Dalam rangka meningkatkan profesionalisme pelaksanaan tugas Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut III …

Watch Dragon ball super