Home / Berita / Ijazah Ditahan, Siswi Di Lamongan Surati Ahok
Foto istimewa Basuki Tjahaja Purnama Atau Ahok saat jalani sidang (Foto: merdeka.com)

Ijazah Ditahan, Siswi Di Lamongan Surati Ahok

Jakarta, sketsindonews – Seorang siswi yang baru saja lulus dari salah satu SMA di Lamongan, Jawa Timur, mengirimkan surat untuk mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang ditahan di Mako Brimob, Depok.

Dalam suratnya, siswi tersebut bercerita tentang ijazahnya yang tertahan karena dia belum melunasi tunggakan-tunggakan uang sekolah.

Mendapat surat dari siswi yang tidak disebutkan identitasnya tersebut, Ahok membalas dengan berjanji memberikan bantuan melalui staf pribadinya, Natanael Ompusunggu.

“Anak itu mungkin lihat di medsos soal Pak Ahok banyak bantu siswa tidak mampu untuk penebusan ijazah,” kata Natanael, seperti dikutip dari Kompas, Sabtu (30/12).

Ditambahkan, “Dia (siswi tersebut) coba tulis surat ke Mako Brimob, ditanggepin sama Bapak. Pak Ahok balas surat anak itu dan disuruh hubungi saya, saya yang akan bantu urus ijazahnya.”

Saat dihubungi siswi tersebut, Natanael percaya setelah ditunjukkan surat balasan dari Ahok yang memang mencantumkan nomornya.

Lalu siswi tersebut diminta untuk menghubungi pihak sekolah dan meminta rincian tagihannya.

Namun, kepala sekolah sempat tidak percaya bahwa siswi tersebut akan dibantu oleh Ahok. Sampai akhirnya, kepala sekolah itu menghubungi Natanael.

“Saya bilang ke kepseknya ‘Oh benar saya mau bayar, mana nomor rekeningnya? Saya minta rinciannya deh Pak, mana rinciannya biar difoto sama si anak buat bukti saya juga ke Pak Ahok’,” ujarnya.

Nataneal mengungkapkan bahwa kepala sekolah juga sempat memintanya menunggu dan berjanji akan memberikan rincian dan rekening tata usaha sekolah.

Namun, satu jam kemudian, siswi itu yang menghubungi dan menyampaikan kabar bahwa ijazahnya telah diberikan sebelum Nael melunasi tunggakannya.

“Kira-kira satu jam kemudian saya ditelepon sama ini anak. ‘Pak sudah beres Pak, mereka udah kasih’. Ya sudah syukurlah, foto ijazah, cap tiga jari dan videonya dia kirim ke saya,” ujar Natanael.

Dia tidak tahu mengapa pihak kepala sekolah akhirnya memberikan ijazah itu begitu saja.

Padahal, menurutnya, dia sudah berjanji untuk melunasi tunggakan siswa di Lamongan itu, dari hasil penjualan buku.

Kebiasaan Ahok menebus ijazah anak-anak sekolah, menurutnya bukan hal yang istimewa. Sampai sekarang ungkap Natanael, Ahok masih sering menebus ijazah itu meski berada di penjara.

Namun, biasanya Ahok hanya menebus ijazah anak-anak yang bersekolah di Jakarta saja. Kata Natanale, Kejadian ini di luar kebiasaan karena siswa yang meminta bantuan itu berada di luar Jakarta.

“Pak Ahok masih punya waktu banyak lagi ya. Kalau di Jakarta sih masih oke-lah, tapi ini Lamongan. Kenal juga enggak, sekolahnya Lampongan di mananya juga enggak tahu, terus perintahnya ke saya lagi,” tutupnya.

(Sumber: Kompas)

Check Also

Anang Serukan Elit Cooling Down Saat Asian Games

Jakarta, sketsindonews – Asian Games yang bakal digelar pada 18 Agustus 2018 di Jakarta dan …

Watch Dragon ball super