Home / Artikel / Sky Bridge Tanah Abang Rampung, Menjaminkah Tak Ada PKL di Trotoar

Sky Bridge Tanah Abang Rampung, Menjaminkah Tak Ada PKL di Trotoar

Jakarta, sketsindonews – realokasi pedagang yang selama ini menutup jalan di Jalan Jati Baru Tanah Abang kini dalam proses pendataan untuk nantinya mereka pindah di lokasi ‘sky bridge’ yang terus di kebut pekerjaannya oleh Pemprov DKI Jakarta.

Dalam penyusuran sketsindonews.
com sumber yang di terima bahwa daya penampungan “sky bridge” tidak akan cukup karena persolan quota yang ada hanya berjumlah 375 space yang nantinya di tempatkan.

Pengocokan undian yang di lakukan pemerintah Kecamatan Tanah Abang nantinya akan tetap menuai masalah karena daya tampung serta realokasi yang tak cukup, selain pedagang dalam realitasnya bukan hanya memiliki 1 dalam laporan karena data yang tidak valid, ujar H. Heru Nuryaman tokoh pemuda Tanah Abang.

Selain karena pedagang yang mencapai seribu lebih hingga saat ini menolak untuk di tempatkan di belakang area Blok F dan faktanya mereka masih di trotoar.

Buka dong data saat ribut – ribut aja data PKL itu ada hampir 1.500 lebih saat mau di pindahkan. Apalagi Blok G hingga saat ini tak layak selain juga pedagang ogah untuk di pindahkan karena kumuh fan rusak.

Belum lagi persoalan parkir yang terus menjadi polemik. Sky Bridge awalnya merupakan solusi dengan harapan tak ada lagi nanti trotoar serta jalan untuk steril sesuai konsep Ciamplas Bandung, terang Heru.

Tapi ini akan terus menjadi masalah apalagi Trantib Kota Jakarta Pusat akan menjadi tugas pokok jagain trotoar untuk steril dari pelaku ekonomi serta jalan menjadi normal.

Sementara Kasatpol PP Kota Jakarta Pusat Rahmat Lubis mengatakan,” kami akan berupaya walaupun petugas kami sangat terbatas dalam nantinya menjaga kawasan Tanah Abang, semoga saja energi anggota kami satpol PP tetap kuat dari kondisi yang ada, ucapnya. (13/10)

Kami pun menduga ini nantinya ada masalah mencuat jika validasi data dalam kebijakan penempatan “sky bridge” tak memenuhi ketelitian dan kejujuran dari semua pihak.

Bukan solusi tapi masalah baru, bila fungsi sky bridge dan tetap pkl jalanan trotoar ada karena semua pihak tidak menyadari dengan dibangunnya sky bridge kawasan Tanah Abang tidak macet dan kumuh.

Tujuannya estetika kawasan pusat belanja modern dan terbesar di Asia Tenggara benar – benar mampu mengurai apa yang menjadi problematika persoalan pelik, ucap Rahmat.

reporter : inong

Check Also

Praja Wibawa Satpol PP Gelar Operasi Kawasan Rawan PKL Tanah Abang

Jakarta, skersindonews – Praja Wibawa merupakan wujud Satpol PP dalam menegakan aturan guna Ketertiban Umum …

Watch Dragon ball super