Home / Artikel / Sosialisasi JKN KIS di Kemenlu RI, Sosok Ade Rai Mencuri Perhatian Peserta Hadir

Sosialisasi JKN KIS di Kemenlu RI, Sosok Ade Rai Mencuri Perhatian Peserta Hadir

Jakarta, sketsindonews – BPJS Kesehatan Kota Jakarta Pusat melaksanakan sosialiisasi bagi peserta JKN – KIS yang dilaksanakan di Kantor Kementerian Luar Negeri RI Gedung Utama, Jalan Pejambon No. 6 Jakarta Pusat, tadi pagi (1/8).

Kegiatan yang bertemakan “Health Week” berlangsung sejak 30 Juli – 3 Agustus 2018 sekaligus dalam rangka memperingati HUT RI ke – 73.

Dukungan pihak BPJS Kesehatan Cabang Jakarta Pusat membuka booth kepesertaan. Booth kepesertaan ini hadir untuk memudahkan peserta JKN – KIS yang merupakan pegawai negeri sipil di lingkungan Kementerian Luar Negeri untuk melakukan perubahan data sekaligus mengoptimalisasikan penggunaan mobile JKN.

ade. rai.jkn-kis.kemenlu.RI.BPJS.jp.doc 

Dalam talk show sosok kehadiran Ade Rai sungguh mencuri perhatian peserta JKN -=KIS terlebih pada kaum ibu yang hadir. Ade Rai yang merupakan Brand Ambassador BPJS Kesehatan menyampaikan dalam paparannnya, sukses sesungguhnya adalah bukan ketika kita sakit dibayarkan oleh kantor, sukses sesungguhnya adalah bukan ketika kita sakit dibayarkan oleh negara, sukses yang sesungguhnya jika kita dihindarikan dari sakit.” tandas Ade Rai.

Dengan adanya kesempatan ini, Ade Rai pun mengajak peserta yang hadir untuk memulai pola hidup sehat mulai dari hari ini demi menuai hasil di hari nanti.

Salah satu cara yang paling mudah yaitu dengan melakukan gerakan sederhana 6 menit yang di contohkannya juga saat memberikan pemaparan dihadapan peserta sosialisasi.

Sebelumnya BPJS Kesehatan Cabang Jakarta Pusat dalam berpartisipasi sebagai pembicara disampaika Rudi Siahaan selaku Kepala Bidang Penagihan dan Keuangan.

Rudy penyampaikan pembahasan terkupas isu – isu program JKN – KIS, namun salah satu peserta hadir menyatakan terkait, “Adanya pernyataan bahwa BPJS Kesehatan tidak lagi menanggung lagi pelayanan katarak, fisioterapi, dan persalinan section, semua info tersebut adalah tidak benar atau hoax, ujar Rudy.

Aturan tersebut diterbitkan tidak menambah atau mengurangi manfaat yang didapatkan oleh peserta JKN – KIS selama ini tetapi hanya mengatur tata cara agar tiga manfaat tersebut lebih tepat pemanfaatannya.” Tegas Rudi, saat menyampaikan paparan (31/7)

Hadir dalam kesempatan acara tersebut sebagai perwakilan dari Kementerian Luar Negeri, Ibu Farisa mengucapkan terimakasih kepada BPJS Kesehatan yang berkenan memfasilitasi kegiatan yang bermanfaat itu.

Kata Ferisa, sosialisasi ini sangat bermanfaat. Tidak hanya meningkatkan produktivitas kerja tetapi juga membahagiakan diri dan lingkungan. Ia berharap kedepannya, jalinan kerjasama BPJS Kesehatan dan Kementerian Luar Negeri dapat terus berlanjut, tukasnya.

reporter : nanorame

 

Check Also

Sky Bridge Tanah Abang Ujian Pejabat Yang Terlibat Dalam Menuntaskan PKL

Jakarta, sketsimdonews – Menata “Sky Bridge’ (JPM) hingga kini masih polemik apalagi menjamin sterlitas kawasaan …

Watch Dragon ball super