Home / Berita / Tak Memiliki Akses, Kuasa Hukum: Presdir PT. Goodyear Indonesia Tbk Hanya Nama
Sumber foto: autos.id

Tak Memiliki Akses, Kuasa Hukum: Presdir PT. Goodyear Indonesia Tbk Hanya Nama

Jakarta, sketsindonews – Kuasa Hukum Presiden Direktur PT Goodyear Indonesia TBK, Loi Siew Kee atau Allan Loi, Kario Lumbanradja pertanyakan statement dari pihak Goodyear yang menyatakan bahwa kliennya masih berstatus aktif pada perusahaan tersebut.

Seperti diketahui pada pemberitaan sebelumnya, melalui kuasa hukum, pihak Goodyear membantah bahwa telah melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap Allan Loi.

Secara tegas, sekretaris Korporasi Goodyear, Deassy Aryanti melalui kuasa hukum dari Andreas, Sheila & Partners Law Office menolak pernyataan kuasa hukum Allan Loi yang mengatakan ada upaya sepihak untuk memberhentikan Allan Loi yang melanggar peraturan dan hukum yang berlaku. “Perusahaan menolak tuduhan-tuduhan tersebut,” tegasnya dalam pengumuman publik pada, 26 september 2018 lalu, melalui Bursa Efek Indonesia dan juga disampaikan oleh kuasa hukum kepada redaksi sketsindonews.com

Berikut 3 point penting yang ditegaskan dalam pengumuman tersebut.

  1. Bapak Loi saat ini masih menjabat sebagai Presiden Direktur Perusahaan. Beliau tidak pernah diberhentikan dan tidak ada upaya sepihak untuk memberhentikan beliau. Bapak Loi pun masih menerima pembayaran hak-haknya hingga saat ini.
  2. Sepanjang menyangkut Perusahaan, setiap hal yang mungkin terjadi antara Perusahaan dan Bapak Loi termasuk hal terkait hubungan kerja Bapak Loi sebaiknya diselesaikan secara kekeluargaan apabila dimungkinkan, dan apabila tidak dapat diselesaikan secara kekeluargaan maka akan diselesaikan melalui proses hukum berdasarkan peraturan dan hukum yang berlaku.
  3. Perusahaan menganggap tidak sepantasnya terlibat dalam perdebatan terbuka dengan kuasa hukum Bapak Loi melalui pernyataan-pernyataan yang dimuat di media. Perusahaan telah bertindak dan akan terus bertindak sesuai dengan peraturan dan hukum yang berlaku.

Menanggapi hal tersebut, Kario Lumbanradja mengatakan bahwa jabatan itu masih berada pada Allan Loi namun tidak memilik akses email, skype global, serta tidak dapat memberi petunjuk ataupun perintah semenjak diminta untuk pulang oleh Mr. M. Dreyer selaku Preskom PT Goodyear Indonesia Tbk dengan alasan bahwa Allan Loi tidak masuk didalam rencana restrukturisasi perusahaan.

“Nah semenjak saat itu, Allan tidak lagi efektif bekerja, hanya namanya saja yang masih dipergunakan oleh PT Goodyear Indonesia Tbk.,” ungkapnya, saat dihubungi, Senin (08/10).

Sementara terkait pembayaran hak yang diterima oleh kliennya, Kario mengatakan bahwa hal tersebut dilakukan karena PT Goodyear Indonesia Tbk masih menggunakan nama Loi Siew Kee sebagai Presdir.

“Jadi hubungan kerja belum putus namun ada upaya kearah itu hingga tercapainya kesepakatan diantara pekerja dengan majikan,” terangnya.

Kario juga menegaskan bahwa sangat tidak mungkin, kliennya masih bekerja pada Goodyear sementara hingga saat ini tidak pernah beraktifitas sebagai mana pekerja lainnya.

“Allan Loi dianggap masih sebagai Presdir, tapi tidak mengetahui kemana arah perusahaannya, itukan sangat tidak mungkin, kita siap menunjukkan kalau akses Allan Loi telah diblokir, bahkan jika tiba-tiba dapat diakses, maka kami akan laporkan ke IT Forensik,” tegasnya.

Lebih jauh, Kario juga mengungkapkan bahwa pada Hari ini, Senin 8 Oktober 2018 telah bertemu dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Lantai 9 Gedung Sumitro Djojohadikusumo, Jakarta Pusat, sesuai undangan memenuhi surat permintaan audiensi oleh Kario Lumbanradja, SH & Associates untuk membahas terkait posisi kliennya, dan diungkapkannya bahwa pada pokoknya OJK baru mengetahui lebih jelas namun masih bingung dengan pernyataan yang berbeda antara kedua pihak dan selanjutnya akan memperdalam lagi perihal Preskom yang melakukan tindakan tersebut apakah telah melalui Rapat Dewan Komisaris atau hanya sedemikian saja tanpa melalui rapat terlebih dahulu.

Sebagai informasi, masih dalam pemberitaan sebelumnya, Kario mengungkapkan adanya upaya pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap kliennya Presiden Direktur PT Goodyear Indonesia TBK, Loi Siew Kee atau Allan Loi.

PHK tersebut dilakukan dengan alasan tidak masuk dalam rencana Restrukturisasi Perusahaan.

(Eky)

Check Also

Ini Alasan Habib Smith Ditolak Di Manado

Sulut, sketsindonews – Dengan kawalan ketat dari aparat kepolisian dan TNI, sejumlah ormas adat Minahasa menolak kedatangan Habib …

Watch Dragon ball super