Home / Artikel / Tak Relevan Dishub DKI Berlakukan Ganjil Genap Bagi Roda Dua, Jalur Ekonomi Warga Bisa Lumpuh

Tak Relevan Dishub DKI Berlakukan Ganjil Genap Bagi Roda Dua, Jalur Ekonomi Warga Bisa Lumpuh

Jakarta, sketsindonews – Pengaturan lintas bagi pengendara motor (roda dua) dalam urai kemacetan dalam rangka sukses Asian Games 2018 Dishub DKI Jakarta akan Kaji Skema Ganjil Genap sangat diskriminatif dan tidak relevan terkait akan diberlakukan di jalan strategis jalur ekonomj.

Hal ini tentunya sesuatu hal yang tidak logik dan mengada – ada bahkan bisa melumpuhkan roda ekonomi warga masyarakat kecil.

Pertanyaaannya apakah sepeda motor menjadikan dilema macet bila di bandingkan dengan kendaraan mobil, ujar Victor Irianto Napitupulu (VIN) di sela diskusi tranportasi dan perpakiran di Kantor VIN Jalan Kebon Kosong Raya, Jakarta Pusat.

“Padahal uji skema ganjil genap sudah cukup lah mengurai volume kendaraan bagi pengguna mobil, jangan lagi masyarakat menengah kecil menjadi repot, efeknya bagi kegiatan ekonomi akan sangat berdampak luas.”

Selain pihak pemerintah DKI hingga saat ini dalam mencari jalan alternatif atau jalan pintas kawasan ini tidak sebanding sesuai ruas jalan yang ada dengan volune motor yabg beroperasi melingas kawasan larangan.

Sambung VIN, sektor ekonomi masyarakat dalam tranportasi Jakarta hingga saat ini hanya dengan kendaraan roda dua yang cepat dengan waktu, selain biaya pemilik motor lebih efisien dan terjangkau, tandasnya

Rencananya Dishub DKI Jakarta akan memberlakukan mulai 06.00 -10.00 WIB di Jalan MH Thamrin dan Medan Merdeka Barat.

“Mulai besok tanggal 18 – 31 Juli, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya akan mengeluarkan pengendara yang melintas tak sesuai ketentuan di jalur ganjil genap”, sesuai edaran yang diterima sketsindonews.com

Nantinya, para pengendara yang melanggar akan diarahkan untuk mencari jalan lain.
direncanakan mulai dilaksanakan 1 Agustus 2018 dan setelah itu akan di berlakukan “sanki tilang.”

Jalur yang akan diberlakukan bagi krndara roda dua ganjil – genap yakni :. Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan MH. Thamri, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Sisingamangaraja, Jalan Jenderal Gatot Subroto (Simpang Kuningan – Simpang Slipi), Jalan Jenderal S Parman (Simpang Slipi – Simpang Tomang), Jalan MT Haryono (Simpang UKI – Simpang Pancoran – simpang Kuningan), Jalan HR Rasuna Said, Jalan Jenderal DI Panjaitan (simpang Pemuda – Dimpang Kalimalang – simpang UKI), Jalan Jenderal Ahmad Yani (Smpang Perintis – Simpang Pemuda), Jalan Benyamin Sueb (simpang Benyamin Sueb – Kupingan Ancol) dan Jalan Metro Pondok Indah (Simpang Kartini – Bundaran Metro Pondok Indah – Smpang Pondok Indah – Simpang Bungur – Simpang Gandaria City – Simpang. (Kebayoran Lama) dan Jalan RA Kartini.

Sementara Kadiv Perhubungan Provinsi DKI Jakarta Priyanto saat akan di konfirmasi kajian skema ganjil – genap bagi pengendara motor belun bisa menjawab.

reporter : nanorame

Check Also

Garda Perawat Kebangsaan Selenggarakan Arrow Training Calon Pemimpin Bangs

Jakarta, sketsindonews – Lembaga pendidikan yang bertujuan untuk membentuk karakter kepribadian yang handal siap menjadi …

Watch Dragon ball super