Tanam Bawang Di RPTRA Hasilnya Menjanjikan

Jakarta, sketsindonews – Hasil uji coba komoditi tanaman bawang merah jenis bima di lokasi Rawa Indah jadi sebuah terobosan baru dalam pengoptimalisasian Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA).

“Bawah Merah Jenis Bima dengan masa tanam 70 hari telah bisa menghasilkan panen, dengan jarak 20 x 20 centimeter, ini baru sebanyak 70 tanaman di berlakukan dilahan ini,” ucap Lurah Kampung Rawa, H. Suherman, Kamis (14/11/19).

Melakukan perawatan dengan pemberian pupuk dasar ayam sekam dan NPK setiap dua minggu oleh warga, kata Suherman cukup menjanjikan, karena 2 Kg lebih bawang merah berhasil di panen.

Dia menjelaskan bahwa konsep tanaman produktif optimalisasi lahan ternyata semakin bagus bila dilakukan pembersihan gulma dan penggempuran tanah setiap waktu.

“Lihat saja bawang ini sangat bagus, hasilnya selain ini juga bagi kepentingan warga sekitar menikmati,” kata Suherman.

Lanjutnya, Kegiatan tersebut akan dioptimalkan dengan tanaman jenis lain dari inovasi pemberian pupuk serta pengelolaan tanah.

“Panen ini kami bersama pejabat Tingkat Kecamatan seperti Camat Johar Baru, Helmi Savitri serta Dicky Sulaeman Wakil Camat Johar Baru bersepeda sambil panen, sempat juga sempat melakukan survey-survey septictank comunal yang rencana akan dibangun pemerintah,” lanjutnya.

Diketahui Industri tahu tempe saat ini masih menggunakan kayu bakar perkampungan tahu tempe RW 04 dan RW 02 yang menjadi perkampungan padat menjadi perhatian dalam merubah sistem pembuangan dan pengelolaan Industri Tempe ramah lingkungan.

(Nanorame)