Home / Hukum dan Kriminal / Tegur Orang Mabuk, Beberapa Petugas PJLP UPK Badan Air Babak Belur
Ilustrasi Pemukulan. (Dok. Beritasatu.com )

Tegur Orang Mabuk, Beberapa Petugas PJLP UPK Badan Air Babak Belur

Jakarta, sketsindonews – Beberapa petugas Keamanan Penyedia Jasa Lainnya Orang Perorangan (PJLP) UPK Badan Air Dinas Lingkungan Hidup DKI mengalami pengeroyokan saat malam takbir Rabu (12/5/21) malam sekitar pukul 22.00 Wib, di Gedung Pompa jalan Muara Baru Nomor 17 Penjaringan Jakarta Utara. 

Yanuar Nahak selaku keamanan Sarana dan Prasarana (Sarpras) PJLP Badan Air Dinas Lingkungan Hidup DKI memaparkan terjadi dua kali penyerangan, bermula ketika ada pemuda yang sedang mengkonsumsi minuman keras disebelah tempat petugas berjaga.

“Ada yang mabok parah masuk ke ruangan petugas trus muntah, lalu petugas bilang ke temannya yang mabuk itu, tapi malah di balas kata-kata kasar,” ujarnya kepada sketsindonews.com, sabtu (15/5/21).

Aksi saling maki berlanjut pada penyerangan, yang dilakukan oleh enam orang pelaku. “Awalnya itu cuma tiga orang, trus sempat dipisahin dan didamaikan sama Polisi, yang luka-luka diobatin pakai uang petugas,” paparnya.

Namun lanjutnya, ketika petugas kepolisian meninggalkan lokasi pada Kamis (13/5/21) pagi sekitar pukul 04.00 Wib, kembali terjadi penyerangan dengan jumlah masa lebih banyak.

“Ada sekitar 40 orang yang nyerang lagi, rekan-rekan ada yang sampai kena sabetan senjata tajam dan ada yang mencoba melarikan diri dengan berenang hingga menelan banyak air, untung tidak ada korban jiwa,” ujarnya.

Saat ini, kata Yanuar, korban telah melaporkan ke Polsek Penjaringan Jakarta Utara dan tercatat dengan nomor pengaduan 428/K/2021/SEK PENJ.

“Ada 4 korban dari penyerangan itu, Emanuel Kabosu, Donatus Un, Jafarius Manek sama Yustus Luan,” paparnya.

IKMJ Merespon

Penasehat Ikatan Keluarga Malaka (IKMJ), Agustinus Nahak menyesalkan peristiwa yang terjadi tersebut dan berharap petugas kepolisian bertindak cepat.

“Kita desak polisi bertindak cepat untuk menangkap pelaku pengeroyokan dan segera diproses hukum. Kita juga meminta kepada kepala UPK Badan Air Dinas lingkungan hidup DKI Jakarta untuk memberikan jaminan keamanan dan keselamatan kerja para karyawan,” tegasnya, Jum’at (14/5/21).

Harapan serupa juga disampaikan oleh Ketua Ikatan Keluarga Malaka Edmundus Klau yang juga didampingi Fernandes Abon sebagai wakil ketua serta bahwa meyakini Polsek Metro Penjaringan Jakarta Utara bisa bergerak cepat menuntaskan peristiwa ini.

(Eky)

Check Also

Laporannya Molor 1,5 Tahun, Begini Tuntutan Kuasa Hukum Pembeli Apartemen Antasari 45

Jakarta, sketsindonews – Kuasa Hukum dari pembeli Apartemen Antasari 45, Utomo Karim menuntut kepastian hukum …

Watch Dragon ball super