Home / Artikel / Telisik Kinerja Satpol PP Jakarta Pusat Dari Mulai Penyerapan Hingga Pembongkaran Bangunan

Telisik Kinerja Satpol PP Jakarta Pusat Dari Mulai Penyerapan Hingga Pembongkaran Bangunan

Jakarta, sketsindonews – Telisik
knerja Satpol PP Jakarta Pusat terus disoroti terkait kinerja dalam urusan penrtiban bangunan bermasalah, walaupun hari ini dilakukakan eksekusi yang sepertinya tak jelas apa yang dibongkar walaupun secara langsung di hadiri Wlikota Jakarta Pusat Mangara Pardede.

Sebelumnya Mangara Pardede terus menuai ketidak puasan akibat lambatnya kinerja dan penyerapan anggaran yang rendah di SKPD tersebut yang hanya terserap 3,2 % yang fokus pada kawasan Tanah Abang saja dalam menjalankan kegiatan.

apel.bongkar.kebonkacang.doc

Sementara anggaran pada Satpol PP hingga mencapai milyaran masih parkir alias di “kekepin” untuk tidak di jalankan sesuai porsi kegiatan sampai urusan bongkar bangunan pun ada di Satpol PP Jakarta Pusat, ujar Victor Irianto Napitulu (VIN) pengamat aparatur daerah dan anggaran.

Kenapa ini bisa terjadi, penyerapan padahla merupakan indikator kerja dalam rangka peran kegiatan yang sudah di susun kalo gak jalan, artinya bisa kita asumsikan gak kerja, kata VIN. (4/5)

Sambung VIN, urusan bongkar sebenarnya hal yang mudah dari target yang sudah di rekomtek, kenapa gak kordinasi Camat dan Lurah yang sesungguhnya kepamongan camat dalan bongkar lebih punya bobot.

Namun karena gak mau kordinasi bingung sepertinya mau di apain tuh anggaran yang akhirnya berdampak pada penyerapan, tegas VIN.

Tanggapan Komisi A DPRD DKI

“Ngapain aja kerja Satpol PP Jakarta Pusat pada triwulan pertama ini kok penyerapan anggaran hanya, 3, 2 persen dari total anggaran sebesar 15 milyar lebih,” ketus Syarif Hidayatullah, Wakil Ketua Komisi A, DPRD DKI Jakarta saat rapat anggaran dengan SKPD terkait di ruang serbaguna Walikota Jakarta Pusat.

Padahal, kata politisi Partai Gerindra ini, Satpol PP adalah penegak peraturan daerah nomor: 8 tahun 2007 Tentang Ketertiban Umum.

Selain menyoroti penyerapan anggaran. Ia juga mempertanyakan kinerja Satpol PP se DKI, kompak penyerapan di DKI wikayah kota lainnya anggarannya dibawah 5 persen.

“Hadehh, Jangan tidur dong Satpol PP”

“Padahal penertiban terkait aturan yang melanggar itu kerjaan Satpol dari mulai tortoar, gubuk liar hingga bangunan tanpa ijin yang sekarang ini terus disoroti media”, tandas Syarif

Ia berharap Wali Kota Jakpus, Mangara Pardede dapat mendorong agar pada triwulan berikutnya penyerapan anggaran dapat meningkat.

Sementara, Mengara Pardede mengakui hal tersebut. Memang penyerapan anggaran triwulan pertama itu sangat rendah. Tapi triwulan berikutnya akan meningkat dan tidak ada masalah,” ucapnya.

Sebelumnya kami juga 3 kali rapim evaluasi terkait anggran yang selalu menyoal persoalan penyerapan bukan Satpol PP melainkan SKPD lainpun kita evaluasi, ujar Mangara.

reporter : inong

Check Also

60 Reklame LED Thamrin – Sudirman Harus Dibongkar Pemprov DKI

Jakarta, sketsindonews – Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Gerindra M. Taufik mngusulkan pihak …

Watch Dragon ball super