Back

Media Terpercaya

Tina Akui Layanan Program JKN-KIS Berikan Layanan Kesehatan Keluarganya

Jakarta, sketsindonews – Sosok wanita ini kerap di sapa Tina, nama akrab dari Sri Agustina Rizkiyah (31), Ia satu diantara warga Kota Administrasi Jakarta Barat yang mendukung Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan.

Tina bersama keluarganya telah banyak memanfaatkan Program JKN-KIS, sehingga seringkali berbagi informasi tentang JKN-KIS dengan warga tempat ia tinggal.

“Saya, suami, dan anak-anak kami memang belum pernah dirawat inap di rumah sakit. Kalau misalkan sakit kecil, kami bahkan bisa mengatasinya sendiri tanpa ke dokter. Tapi jika memang membutuhkan pelayanan kesehatan, kami berobat di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) tempat kami terdaftar,” terang Tina mengawali ceritanya pada saat ditemui sketsindonews.com di kediamannya, Selasa (21/7/20)

Ketika ditanya mengenai manfaat Program JKN-KIS, Tina langsung teringat di saat kedua orang tuanya yang pernah dan rutin mendapatkan pelayanan kesehatan dengan menggunakan JKN-KIS. Semua pelayanan kesehatan yang mereka dapatkan dijamin seluruhnya oleh BPJS Kesehatan, sehingga Tina dan keluarga tidak cemas mengenai biaya yang harus dikeluarkan saat keluarganya alami sakit.

“Ayah saya pernah dirawat di Rumah Sakit Pelni karena pernah menderita stroke. Kalau mama saya malah sering berobat di beberapa rumah sakit. Paling sering berobat di Rumah Sakit Bhakti Mulia karena sejak awal dirawat di sana dan dioperasi di sana,” papar karyawan yang bekerja di Badan Usaha di Kota Administrasi Jakarta Barat ini.

Menurutnya, Mama Tina memang rutin berobat di Rumah Sakit Bhakti Mulia karena memiliki penyakit diabetes mellitus. Pelayanan yang diberikan oleh Pihak Rumah Sakit Bhakti Mulia pun sangat baik dan tidak membedakan antara yang menggunakan Program JKN-KIS dengan pasien umum yang membayar sendiri.

Tina dan keluarga tidak pernah merasa kesusahan dalam pembiayaan untuk pelayanan kesehatan bagi kedua orang tuanya. Keluarganya hanya perlu fokus berusaha akan kesembuhan orang tuanya dan merawat orang tuanya.

“Jadi walau saya dan suami rutin membayar iuran melalui gaji kami dan kami tidak pernah merasakan langsung Program JKN-KIS ini. Tapi, kami sangat paham bahwa program ibni sangat penting ketika melihat dampaknya yang sangat besar bagi kedua orang tua saya. Kami berharap program ini akan selalu ada untuk membantu masyarakat yang memang membutuhkan pelayanan kesehatan,” tutup Tina.

(Nanorame)

About the Author /

Pimpinan Perusahaan SketsIndo Juni 2016.