Home / Berita / Trend Maggot Komoditi Pakan, Dinas LH Tak Serius Bina Kelanjutan

Trend Maggot Komoditi Pakan, Dinas LH Tak Serius Bina Kelanjutan

Jakarta, sketsindonews – Ternak Maggot kini telah menjadi trend sebagai komoditas pakan budi daya ikan lele dari sampah rumah tangga untuk diurai dari sampah organik menjadi lebih bermanfaat.

Saat ini banyak warga (komunitas) lakukan inisiatif pembuatan maggot menjadi peluang baru pendapatan ditengah pendemi menjadi alternatif bisnis para penggiat lingkungan untuk melaraskan program Dinas LH Pemprov DKI Jakarta.

Namun seiring itu penyusuran sketsindonews banyak pula terjadi pemanfaatan lain hingga problematika ternak maggot komunitas akibat tidak konsekwen Dinas LH lakukan pembinaan maggot yang dibangun sinergitas pada tingkat lingkungan.

“Kita mengetahui masalah kelanjutan terbelengkalai walau kadang di klaim ini binaan Sudin LH, padahal sarana prasarana tidak sepenuhnya dibantu pihak pemerintah Sudin LH,” ungkap aktivis lingkungan Joko Sardjono, Jumat (5/3/21).

Di pastikan ada anggaran baik tingkat sosialisasi ditengah masyarakat agar budi daya maggot berkembang dimasyarakat berlanjut pada kesinambungan bentuk lain bagi perkembangan maggot itu sendiri menjadi solusi mengurangi beban sampah, serta profesi baru warga ditengah pandemi.

Lain lagi menurut Dody (34) warga Tanjung Barat Jakarta Selatan dalam informasinya, bahwa kerentanan pemanfaatan ini juga kadang tidak secara seksama pihak Sudin LH untuk memantau seiring maggot dinilai ekonomis bagi masyarakat untuk membangun distribusi pakan ini bisa tersalurkan bagi budi daya ikan lele perkotaan menjadi ekspansi bisnis.

“Justru produksi maggot terkesan tidak produktif dipaksaan, jelas itu tidak produktif untuk dikembangkan hanya menjadi “lips service” program fiktif karena untuk menjadi target pihak pemerintah hanya berdasarkan “quantity” bahwa wilayah telah ada tumbuh kembang pakan maggot,” ucapnya.

Seperti di Kawasan Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan milik warga pada faktanya tidak demikian kini hanya menjadi kiasan karena tidak dilakukan sesuai fakta pemberitaan sebelumnya.

“Awalnya ini baik tapi kelanjutan dari program ini menjadi tidak berjalan hanya karena berdasarkan data laporan awal sebaliknya tidak diketahui bagaimana perkembangan hingga problematika bagi peternak maggot pakan ikan pada level distribusi,” tutupnya.

(Nanorame)

Check Also

Ada Konten Membahayakan, Ketua DPD RI Minta Pemerintah Tegur TikTok

Bangkalan, sketsindonews -Aksi tawuran sekelompok anak di bawah umur yang terjadi di Surabaya, Jawa Timur …

Watch Dragon ball super