Back

Media Terpercaya

Ungkap Pungli PTSL, Kejari Sampang Minta Hadirkan 380 Saksi

Sampang, sketsindonews – Kejaksaan Negeri (Kejari) Sampang mengaku kesulitan dalam mengungkap kasus perkara dugaan pungli PTSL di Desa Bira Barat, Kecamatan Ketapang. Kasus bisa diungkap apabila dapat menghadirkan 380 saksi. 

Kasi Pinsus Kejari Sampang Edi Sutomo mengatakan, perkara kasus program PTSL di Sampang banyak. Di tahun 2017, Badan Pertanahan mencatat sekitar 489 sertifikat. Namun hanya diterima 400 orang.

Termasuk ksus PTSL di Desa Bira Barat, Edi menyampaikan sudah memeriksa 20 saksi. Hanya sisa saksi dari kasus tersebut belum dihadirkan. Apabila saksi tersebut dapat dihadirkan, Kejari memastikan akan mengungkap watak pelaku. 

Edi mengaku pungli PTSL memang sudah mengarah pada pelaku dan ada dugaan pungli yang dilakukan oleh Pemerintah Desa Bira Barat. Setiap orang dipungut uang sebesar Rp 2,5 juta. 

Sebelumnya, pada Senin (27/7/20), warga Desa Bira Barat, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, turun tangan mendatangi Kantor Kejari Sampang. Mereka menuntut Korp Adhyaksa tersebut segera mengungkap kasus pungli PTSL di desa setempat. 

Pasalnya mereka mempertanyakan penanganan laporan kasus pungli yang sudah bergulir namun tanpa ada kepastian hukum. Penyebabnya hingga sekarang proses hukumnya masih berjalan molor. 

Khairul Kalam penasihat warga Desa Bira Barat menilai bahwa proses hukum yang dilakukan Kejari Sampang terhadap kasus PTSL bukan berdasarkan KUHP. 

“Kami sangat kecewa dan Kejari Sampang tidak bertaji dalam upaya mengusut kasus pungli PTSL,” kata Khairul. 

Menurut Khairul, tim penyidik Kejari Sampang tidak masuk akal ketika disoal kasus pungli, namun berdalih meminta 380 saksi untuk dihadirkan. Setelah itu, Kejari baru bisa menjemput paksa watak atau pelaku yang tak lain adalah oknum aparat desa.

(nru/akt) 

About the Author /

Pimpinan Perusahaan SketsIndo Juni 2016.