Home / Berita / Vaksin Lansia Mana Lebih Akurat Data Dukcapil Atau Vaksin Terkonfirmasi

Vaksin Lansia Mana Lebih Akurat Data Dukcapil Atau Vaksin Terkonfirmasi

Jakarta, sketsindonews – program Nasional prioritas vaksin Covid – 19 bagi peserta lansia terus dipacu di wilayah Provinsi DKI Jakarta seiring pemerintah berharap eksposure target sasaran telah dilakukan dengan jemput bola disetiap Kelurahan.

Kota Administrasi Jakarta Pusat hingga saat ini terus kebut target para lansia dalam pemenuhan quota (target) selain mengajak secara sadar mengedukasi berbagi pengalaman lansia setelah pasca vaksin untuk terus dipantau.

Menurut Danang Sasongko sosiolog dalam pemenuhan sasaran lansia diakuinya perlu cara khusus selain banyak pertimbangan dalam melaksanakan ajakan untuk datang kelokasi vaksin para lansia secara humanistik.

“Ini bukan saja mengajak atau jemput bola, namun perlu partisipasi aktif untuk menjelaskan, merayu bagi pasien manula terutama dukungan keluarga untuk memberikan satu pemahaman pentingnya vaksin bagi lansia,” ucapnya, Jumat (26/3/21).

Terkait data lansia terkonfirmasi untuk vaksin diakuinya pemerintah harus menggunakan parameter data sumber lain bukan hanya metode data Dukcapil menjadi satu keharusan secara detail.

Selama ini Dukcapil sangat buram memberikan data terlebih bukan data baru, kita tidak tahu apakah penduduk itu tinggal menetap atau hanya sekedar alamat saja sehingga ini perlu kroscek lebih akurat dari semua data yang masuk dari berbagai sumber di lapangan.

Lanjut Danang, parameter ini bisa digunakan pijakan data Dasa Wisma itu lebih kongkrit karena pendataan ini sudah lama di programkan Pemprov DKI dan terus dipantau hingga saat ini oleh setiap petugas mempunyai pengawasan setiap 10 rumah menjadi keharusan termonitor.

Temuan sampling data sketsindonew di Kelurahan Senen bagi lansia faktanya bila dikonfirmasi target itu sudah tercapai hampir 90 persen bila diukur dari data dukcapil, dan juga diukur data dasa wisma serta lansia terkonfirmasi sudah dilaporkan vaksin.

“Itu bisa disusuri dari 3 data tersebut untuk di comparasi, hanya “loose” sekitar 10 persen dan itupun bisa kita lacak apakah tinggal di apartment atau pindah,” ujar Lurah Sauri.

“Kami akui wilayah Senen bukan hanya lingkungan tapi juga apartement, hasilnya nanti bisa kita dapatkan dari target vaksinasi lansia sesungguhnya,” ujarnya.

Data 821 versi Dukcapil sedangkan trend data Dasa Wisma 401 selisih ini bisa kita cek langsung dengan hasil input terkonfirmasi sudah vaksin 279 lansia, tinggal kami nanti lakukan penyusuran dari jumlah kekurangan tadi.

“Per akhir Maret 2022 akan capai target setelah secara komparasi data kita lanjuti dengan semua data yang ada apakah itu data mana saja untuk menjadi evaluasi pemkot,” tutup Sauri

(Nanorame)

Check Also

Yonarhanud 10/GH Terima Kunjungan Tim Pussenarhanud

Jakarta, sketsindonews – Batalyon Arhanud 10/Gagak Hitam menerima kunjungan dari Tim Pussenarhanud Kodiklatad yang dipimpin …

Watch Dragon ball super