Home / Berita / Viral, Dipake Main Skateboard, Trotoar Untuk Siapa Sebenarnya !!

Viral, Dipake Main Skateboard, Trotoar Untuk Siapa Sebenarnya !!

Jakarta, sketsindonews – Siapa yang menyalahi aturan dari rekaman sebuah video viral di medsos pada akun insurgentcrew di Instagram dimana menuntut petugas Satpol PP sedikit kasar membubarkan kerumunan bermain di skate board di Jalan Thamrin.

Selama ini jalan Thamrin manjadi titik pantauan karena sejak di berlakukan PSBB transisi hingga PPKM menjadi ajang bagi warga berinteraksi walau hanya sekedar kongkow hingga kerumunan tengah malam ada saja terjadi.

Diketahui petugas Satpol PP terus melakukan tindakan saat ada laporan terlebih dalam kondisi pandemi di DKI saat ini terus meningkat.

Viral Satpol PP kasar dalam penanganan kerumunan kini menjadi polemik selain Satpol PP telah memberikan keterangan sebelumnya sebut pemain skateboard tak pakai masker selain pula terus diingatkan.

“Penangkapan itu dilakukan karena pemain skateboard sudah berulang kali dingatkan untuk tidak berkerumun dan juga memakai maskernya,” Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin kepada awak media.

Tapi, ternyata itu dilanggar lagi, tandas Arifin.Terlebih itu di Trotoar yang menjadi milik bagi pengguna jalan di depan Hotel Mandarin.

Kemudian, Anggota Satpol PP DKI menangkap mereka untuk pendataan. Namun, ada sejumlah orang yang kabur dan menolak.

“Yang di video itu, dari mereka kan menolak, tidak mau, nah itu aja yang diambil, padahal kami ingin mengedukasi pemain skateboard untuk tidak lagi melakukan kegiatan di lokasi selain melanggar prokes,” papar Arifin.

Semenatar Pengamat Perkotaan Yayat Supriyatna mengatakan, pemda DKI seharusnya juga harus konsisten terhadap aturan terhadap sarana prasarana seperti trotoar, untuk apa sebenarnya !

“Apakah itu boleh untuk olahraga serta lainnya selain hanya untuk pejalan kaki !, ini yang harus diatur karena jika ini tidak diatur sesuai penegakan maka fungsi sebenarnya menjadi masalah seperti larangan Satpol PP dalam penegakan prokes,” tukasnya.

Karena faktanya fungsi trotoar juga tidak jelas dalam penegakan hukum hak pejalan kaki dirampas oleh fungsi PK, ojol berkerumun menjadi tempat interaksi.

Aturan harus jelas untuk mengatur fungsi trotoar boleh buat apa saja dan apa yang tidak boleh dilakukan di trotoar apakah itu hanya untuk pejalan kaki, bagaimana dengan jalur sepeda hingga anak bermain skateboard.

Lanjutnya, Tugas Satpol PP adalah menegakkan aturan (Perda), maka Perda Transportasi yang menjadi acuan dalam melakukan tindakan terhadap setiap pelanggaran dan menjelaskan kepada publik mana yang dibolehkan mana yang tidak.

Perda DKI No.5/2014 Tentang Transportasi. Pasal 46 Fasilitas Pejalan Kaki. Ayat 7 “Setiap orang dilarang melakukan kegiatan yang tidak sesuai dengan fungsi fasilitas pejalan kaki”.

“Satpol PP sudah jelas menegakan aturan jika konsistensi pemerintah juga dapat memberikan solutif terhadap interaksi publik untuk membuat wadah sebenarnya,” jelas Yayat.(5/3)

“Jangan lagi pemanfaatan fungsi sebenarnya dilanggar hanya karena ketidak tegasan pemerintah DKI sendiri tidak bisa menjaga prasarana yang dibangun hanya karena konteks abu – abunya Pemprov DKI melakukan penegakan sepotong – potong sehingga menjadi ledekan bagi publik,” tutup Yayat.

(Nanorame)

Check Also

Komandan Lantamal III Hadiri Sosialisasi Unclos 1982 di Jajaran Koarmada I Tahun 2021

Jakarta, sketsindonews – Komandan Lantamal III Brigjend TNI (Mar) Umar Farouq, S.A.P. menghadiri Sosialisasi Unclos …

Watch Dragon ball super