Back

Media Terpercaya

Virus Corona Mematikan, Apa Itu Gejalanya ??

Jakarta, sketsindonews – Merambahanya virus Corona sungguh memastikan hingga mematikan dan menjadi perhatian kesehatan dunia (WHO) untuk diwaspadai atas terjangkitnya dimulai dari Negara Chines Wuhan.

Apa Itu Virus Conora ?

Koronavirus adalah virus dari familia Coronaviridae yang dapat menyebabkan penyakit pada burung dan mamalia (termasuk manusia). Struktur tubuh virus (virion) ini terdiri dari membran, selubung lipid bilayer (envelope), glikoprotein yang menyerupai paku (spike), genom RNA positif, dan protein nukleokapsid.

Glikoprotein koronovirus dapat berikatan dengan glikoprotein permukaan sel inang secara spesifik untuk memulai terjadinya infeksi.

Koronavirus diklasifikasikan menjadi tiga golongan utama, golongan 1 dan 2 menginfeksi mamalia, mulai dari kelelawar hingga manusia, sedangkan golongan 3 hanya ditemukan pada spesies avian (burung).

Infeksi virus ini dapat menimbulkan gejala penyakit yang bervariasi, mulai dari hampir tidak timbul gejala apapun hingga gejala yang fatal dan cepat.

Infeksi yang indikasi koronavirus dapat menyebabkan berbagai penyakit, seperti bronkitis, ensefalitis, gastroenteritis, dan hepatitis.

Menurut sumber kini virus Conora telah terjangkit sebanyak 56 orang meninggal dilansir dari Associated Press (AP) virus baru ini mempercepat penyebarannya di China.

Pemerintah China menyebut situasi ini begitu genting dan membatasi semua perjalanan.

Angka-angka yang dilaporkan Minggu pagi ini menandai peningkatan 15 kematian dan 688 kasus dengan total 1.975 infeksi virus.

Pemerintah juga melaporkan lima kasus di Hong Kong, dua di Makau dan tiga di Taiwan. Sejumlah kecil kasus juga telah ditemukan di Thailand, Jepang, Korea Selatan, Amerika Serikat, Vietnam, Singapura, Malaysia, Nepal, Prancis dan Australia.

Kanada mengatakan menemukan kasus pertamanya, pria berusia 50-an yang baru-baru ini terbang dari Wuhan ke Guangzhou, Cina, dan kemudian ke Toronto.

(Nanorame)

About the Author /

Pimpinan Perusahaan SketsIndo Juni 2016.