Home / Artikel / Wacana Revisi UU Terorisme, Bukan Mempersempit Ruang Gerak Penceramah

Wacana Revisi UU Terorisme, Bukan Mempersempit Ruang Gerak Penceramah

Jakarta, sketsindonews – Dalam wacana revisi Undang – Undang Terorisme dalam. diskusi yang diselenggarakan MNC Trijaya FM di Cikini Jakarta Pusat, dengan thema “Never Ending Terorist’ hingga saat ini masih berkutat poin yang mengatur penceramah terkait mempengaruhi masyarakat untuk berbuat aksi teror bisa dijerat pidana.

Hal itu dikatakan Wakil Ketua Pansus revisi UU Antiterorisme, Supiadin Aries Saputra, usai diskus mengatakan, “Pidato-pidato yang mengarah pada menghasut munculnya aksi terorisme. Itu dalam UU yang baru, bisakena itu,” ujar Supiadin, Sabtu (19/5).

Ia pun menilai adanya 200 mubalig yang dirilis oleh Kementerian Agama bukan sebagai bentuk mempersempit ruang gerak dalam ceramah. Ia menilai hal tersebut justru sebagai upaya mencegah ceramah yang dapat memecah belah persatuan Bangsa.

“Jadi jangan Kemenag melarang sekian ustaz, terus diidentikan itu mencederai Islam, tidak. Lihat bagaimana pemerintah untuk mencegah ceramah, pidato-pidato yang mengarah pada menghasut munculnya aksi terorisme,” ujarnya.

Politikus NasDem itu menambahkan bahwa saat ini RUU Terorisme masih membutuhkan waktu dalam pembahasannya. Bila nantinya RUU itu kemudian disahkan, maka nantinya pemerintah yang harus kembali menyusun lebih lanjut peraturan-peraturan turunan dari undang-undang tersebut yang sudah dibahas.

“Kami beri waktu pemerintah tidak boleh lama atau lambat, kami beri waktu 100 hari, untuk membuat turunan-turunan dari UU in”i.

Baik itu PP ataupun Perpres. Kenapa 100 hari? karena banyak UU yang puluhan tahun tidak ada PP-nya. Kami tidak mau itu terjadi, sehingga korban jadi terbengkalai karena UU ini tidak segera disahkan, tidak bisa, harus segera. Jadi berlakunya setelah 100 hari,” kata dia.

reporter : nanorame

Check Also

Sky Bridge Tanah Abang Ujian Pejabat Yang Terlibat Dalam Menuntaskan PKL

Jakarta, sketsimdonews – Menata “Sky Bridge’ (JPM) hingga kini masih polemik apalagi menjamin sterlitas kawasaan …

Watch Dragon ball super