Home / Artikel / Walikota Jakarta Pusat : Catatan 5 Lurah Yang Tidak Respon Aduan Warga, Siapa Mereka…

Walikota Jakarta Pusat : Catatan 5 Lurah Yang Tidak Respon Aduan Warga, Siapa Mereka…

Jakarta, sketsindonews – Walikota Jakarta Pusat Bayu Megantara tak main – main untuk menegur anak buahnya para Lurah, apalagi terkait isu rotasi mutasi dan pencopotan terhadap Lurah yang tidak responsif terhadap layanan publik.

Sebanyak 5 Kelurahan tercatat dan langaung di tegur Bayu saat Rapat Koodinasi Pimpinan yang berlangsung diruang pola kantor Pemerintah Kota Jakarta Pusat, Jalan Tanah Abang I, Gambir, Selasa (25/09)

Berdasarkan data temuan dan informasi dilapangan oleh Bagian Tata Laksana (Talak) Setko Administrasi Jakarta Pusat, 5 Kelurahan duanggap paling lamban tidak cepat menyelesaikan pengaduan masyarakat yang menjadi program misi Gubernur DKI Jakarta.

Kata Bayu, “Saya ingatkan kepada 5 Lurah yang lamban untuk menindak lanjuti pengaduan warga selain juga cepat koordinasi menyelesaiakan masalah bersama unit terkait, tegasnya.

Ternyata 5 Lurah sesuai data pengaduan hasil bulan September 2018 yang lambat dan tidak merespon yakni :

1. Lurah Cempaka Baru ( M.Irfan Yusuf) dari 3 laporan warga dilaksanakan 180 jam dalam aksi untuk merespon,

2. Kelurahan GSS (Riyanto) 169,2 jam dari 16 laporan yang dikerjakan, Kelurahan

3. Kelurahan Benhil (Gatra Pratama) 150 jam dari 16 laporan yang di respon.

4. Lurah Kampung Bali (Hermansyah) 132 jam dari 20 laporan yang di respon

5. Lurah Kwitang Hamdani (Kwitang) 113,6 jam dari 7 laporan yang direspon.

Aplikasi CRM sesuai Surat Edaran (SE) Sekda DKI Jakarta nomor: 61/SE/2018 tentang tindaklanjut pengaduan masyarakat aplikasi CRM yang digunakan admin sebagai pedoman alur tindak lanjut pengaduan serta pembagian kewenangan dalam menyelesaikan masalah yang bisa menjadi acuan dalam pamong melakukan kinerja layanan masyarakat.

Dan dalam catatan dengan tegas dikatakan para lurah wajib merespon dan menindaklanjuti dalam waktu kurang dari 24 jam.

Jika tidak akan dikenakan sanksi berupa evaluasi dan pergantian jabatan kepada Camat/lurah/Ka. UKPD teknis yang lambat dalam menindaklanjuti segala pengaduan masyarakat.

“Dari 630 pengaduan masyarakat masih ada 21 pengaduan yang ditindak lanjuti melalui qlue dan masih ada lima kelurahan yang menindaklanjuti lebih dari 24 jam,” terang Devi Riana Sumanthi, Kabag Tata Laksana Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Pusat.

reporter : inong

Check Also

Peluru Nyasar “Latihan Nembak” Nyaris Mengenai Staff Ahli Anggota DPR RI

Jakarta, sketsindonews – Peristiwa peluru nyasar ke Gedung DPR diruang Wenny Warouw Anggota Komisi III …

Watch Dragon ball super