Home / Artikel / Warga Kebon Kosong Ancam PT. Multikon Hak Atas Pipanisasi Yang Molor

Warga Kebon Kosong Ancam PT. Multikon Hak Atas Pipanisasi Yang Molor

Jakarta, sketsindonews – Forum Warga Kebon Kosong mengancam pihak PT. Multi Bangun Kontruksi (Multikon) untuk menghentikan pembangunan Citra Tower yang kini berdampak pada kekeringan air bersih bagi kebutuhan warga setempat.

Dalam kaitan ini terungkap saat rapat Kantor Kecamatan Kemayoran antara Forum Warga, PT. Multikon dan PPKK yang di pimpin Camat Kemayoran Herry Purnama, tadi siang (17-03-2017).

Menurut Ketua Forum Warga Supardijono,SH kepada sketsindonews. com mengatakan pada perjanjian ini selalu saja warga di manipulatif dengan berbagai alasan pihak PT.Multikon sejak bulan Januari 2017 yang sudah disepakati, apalagi pihak Multikon juga memberikan somasi kepada warga tertanggal 13 Maret 2017, No. 001/KP/ P1503/III/2017 tentang somasi I dan II, dimana tercatat dalam poin 3 (b) dinyatakan, lahan dimana RW 05,06, RW 07 Kelurahan Kebon Kosong berada adalah milik dari PPKK sebagaimana di jelaskan diatas, oleh sebab itu untuk pemasanahan jaringan pipa harus terlebih dahulu memperoleh ijin dari pihak PPKK.

Inikan sudah jelas, kata Supardijono. Dalam rapat dengan pihak Aetra pun kami tak masalah asal ada ijin rekomendasi dari pihak Multikon kepada pihak PPKK sebagai dasar pelaksanaan pipanisasi air bersih warga bisa terlaksana, tegasnya.

Artinya, kami bisa melihat bahwa pihak Multikon sengaja bermain untuk menguji kekuatan warga, padahal rekomendasi itu kan tak berbelit dimana Multikon membuat surat permohonan.

“Ini ada unsur main bola oleh pihak Multikon dalam berlama untuk mengetest warga, padahal kita sudah mengikuti aturan yang sudah kami sepakati sebelumnya”, tambah Joko Sardjono

Jangan kami dipancing seolah kami tidak tahu, kami bukan orang bodoh. Selama ini kami diam, oleh karena itu kami berikan batas waktu. Jika tidak warga akan melakukan protes lebih keras selain menutup Citra Tower hingga menghadap Presiden Jokowi, kata H. Haris Tokoh Warga.

Sementara pihak perwakilan PT. Multikon Herry memgatakan, kami akan menyampaikan batas waktu yang dituntut warga Kebon Kosong kepada Dirut Suryanto Jaya, dimana warga meminta hari Selasa surat itu sudah jadi di rekomendasi oleh pihak PPKK, ujarnya.

Sugiri dari Divisi Pembangunan PPKK yang turut hadir juga menjelaskan, kami akan sampaikan pihak Direktur Pembangunan Rizky dalam menyikapi ini yang memang sudah sesuai dengan legalitas perjanjian antara warga dan pihak Multikon, karena selama ini surat itu tak sampai kepihak kami, ucapnya.

Sementara Camat Kemayoran Herry Purnama yang didampingi Lurah Kebon Kosong Sigit Dwi Haryono (SDH) menjelaskan, dalam rapat ini memang diakuinya ada penafsiran serta tidak pahamnya PT. Multikon, padahal hanya persolan recomendated dari PPKK yang ditujukan pihak PT.Multikon sebagai dasar PT. Aetra melakukan pelaksanaan pipanisasi, tutup Herry.

Rapat ini seluruhnya di hadiri pihak kepentingan dari pihak jajaran Direksi PPKK untuk proaktif, kalo pihak kami pemerintah hanya bicara pada persoalan hak warga Kebon Kosong untuk kita fasilitasi persoalan krisis air, tutup Herry.

reporter : nanorame

Check Also

Pedagang Ex Import Baju Senen Tak Tuntas, Pantaskah Keberadaan di Trotoar

Jakarta,sketsindonews – Pendestrian jalan Senen Raya (Ex Kebakaran) hingga kini sulit di sterilkan keberadaan pedagang …

Watch Dragon ball super