Home / Artikel / Warga Kebon Kosong Kerja Bhakti Massal, Akibat PPKK Tak Peduli Lingkungan

Warga Kebon Kosong Kerja Bhakti Massal, Akibat PPKK Tak Peduli Lingkungan

Jakarta,sketsindonews – Kerja bhakti massal yang di laksanakan oleh warga Kelurahan Kebon Kosong di empat RW ( 06,07,08 dan 09) menjadikan pukulan telak bagi Pusat Pengelola Komplek Kemayoran (PPKK), dimana 1/3 wilayah Kebon Kosong merupakan kawasan miliknya.

Inisiatif kesadaran masyarakat karena terdorong akibat diskriminatif pembangunan wilayah infrastruktur jalan hingga saluran air di wilayah tersebut karena tak bisa di perbaiki oleh Pemda DKI Jakarta.

Pendangkalan saluran diberbagai titik membuat Lurah Kebon Kosong Sigit Dwi Haryono menggerakan potensi warga dari 4 RW untuk melakukan kegiatan kerja bhakti massal hari ini, Minggu 27 November 2016.

Walikota Jakarta Pusat, Mangara Pardede yang turut menyaksikan langsung gerakan masyarakat di lokasi mengatakan, sudah seharusnya warga itu terjun bersama untuk membersihkan saluran.

Apalagi saluran di 4 RW ini sudah terjadi pendangkalan yang cukup memprihatinkan dengan terjadinya genangan.

“Hari ini warga bersama jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Pusat melakukan kerja bakti. Saya senang melihat warga saling membahu.”

Ketidak hadiran PPKK sebagai pemilik Area, bukan menjadi halangan bagi warga dalam punya menjalankan fungsi lingkungan warga Kebon Kosong, papar Mangara.

Di tempat yang sama Camat Kemayoran Herry Purnama mengatakan sebanyak 500 petugas dan warga bersama-sama dalam kegiatan kerja bakti. Herry juga menyayangkan sejumlah saluran masih ada terjadinya penyempitan oleh ulah warga yang tidak disiplin menjadi hak miliknya.

Untuk itu, kata Herry. Warga agar saluran yang berubah ukuran yang besar menjadi kecil agar dikembalikan sesuai ukuran yang ada. Karena jika air tidak dapat teraliri dengan lancar,” maka yang terjadi penyumbatan, terangnya.

Andrian (30) warga Kebon Kosong secara khusus wilayah RW 04 dan RW 05 yang selama ini menjadi sarang PKL tidak melakukan pembakaran sampah di pinggir jalan jiung pada siang hari.

Sampah kaki lima sore malam hari terus meningkat, di tambah pinggiran jalan sudah menjadi TPS.

Kondisi PKL semakin terus menutupi jalan akses publik hingga Jembatan Bendungan Jago membuat kemacetan luar biasa, kata Andrian.(Nr)

Check Also

Praja Wibawa Satpol PP Gelar Operasi Kawasan Rawan PKL Tanah Abang

Jakarta, skersindonews – Praja Wibawa merupakan wujud Satpol PP dalam menegakan aturan guna Ketertiban Umum …

Watch Dragon ball super