Back

Media Terpercaya

Warga Minta Kali Ciliwung di Keruk, Ini Jawaban Pihak Kecamatan Senen

Jakarta, sketsindonews – Endapan Lumpur di Sungai Kali Ciliwung terutama sisi kanan kiri semakin menjadi bukan saja menjadi pendangkalan tapi juga kawasan itu menjadi tak tertata.

“Terlihat jelas penyempitan kali Ciliwung yang melintasi wilayah Pegangsaan, Kenari, Kwitang karena warga setempat tak lagi mendengar deru mesin kapal keruk kali dalam sebulan 3 kali lakukan pekerjaaan malam hari,” ujar Devita (30), warga Kwitang, Rabu (04/04/20).

“Sudah lama mas pemprov DKI tak lagi lakukan pengerukan kali depan rumah saya ini dimana sebelumnya tahun – tahun lalu kerap dilakukan, bahkan saat air pasang warga (anak-anak) berani mandi selain kalinya juga bersih,” tambahnya.

Coba kini lihat kali ini sudah tak berestetika, biasanya petugas PPSU kawasan bantaran pinggiran kali di sapu, tapi sejak hujan terus mendera tak lagi ada penyapuan lingkungan bantaran Kali Ciliwung semakin kotor.

Ia pun heran pemerintah DKI akan lakukan keruk kali tahun 2021 padahal warga juga sudah mengusulkan saat musim penghujan adanya kerukan kali dengan harapan kali ini semakin lebar dan dalam dalam menampung debet air.

Lanjut Devita sumber lain di dalam kutipan media, Sekertaris Kecamatan Senen Isran P mengatakan, bahwa benar warga telah mengusulkan dalam musrenbang Tingkat Kecamatan Kali Ciliwung minta dikeruk, tapi apalah daya ini bukan kewenangan Kecamatan Senen untuk melakukan hal ini.

“Kok bisa yah sama – sama logo tugu monas, bahwa ini bukan kewenangan pihak Kecamatan, tapi usulan ini kan harus direspon minimal bagaimana melakukan upaya tindak lanjut kordinasi antar lintas sektoral menjadi satu kepastian,” papar Devi.

Sementara Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Pusat, Syaiful menerangkan, endapan lumpur tersebut karena lintasan dari bukaan Pintu Air Manggarai. Akibatnya banyak endapan lumpur di Sungai Kali Ciliwung itu.

Ia meyakini, “pengerukan lumpur akan segera dilakukan, jika cuaca sudah terang. Karena harus menggunakan alat berat.”

Ditambahkannya soal endapan lumpur itu sudah diketahui pihaknya sejak Januari 2020 lalu. “Sudin SDA Jakarta Pusat secepatnya berkordinasi dengan Dinas SDA dan petugas Pintu Air Manggarai untuk menutup aliran pintu air ke Sungai Kali Ciliwung agar dapat dilakukan pengerukan,” tutup Syaiful.

(Nanorame)

About the Author /

Pimpinan Perusahaan SketsIndo Juni 2016.