Home / Artikel / Warga Provokatif Tolak Air Bersih Kebon Kosong, Kapolsek Kemayoran Harus Tegas

Warga Provokatif Tolak Air Bersih Kebon Kosong, Kapolsek Kemayoran Harus Tegas

Jakarta, sketsindonews – Pemasangan air bersih (PAM) warga Kebon Kosong RW 06 akhirnya kembali tertunda hanya karena adanya segelintir warga yang menolak dari lanjutan pemasangan air bersih hasil dari kompensasi PT. Multikon selaku contractor Citra Tower di Jalan Kebon Kosong Dakota.

106 titik akan dibangun pipanisasi PAM, dan sebagian pemasangan sudah dibangun oleh warga (Forsaga), tapi belum ada ijin dari pihak penguasa kawasan PPKK saat itu.

rapat.air.bersih. kbn.kosong. doc

Setelah adanya rekomendasi dari pemerintah (Biro Pemerintah DKI) dan PPKK pelaksanaan itu akan berjalan, tiba – tiba dihentikan oleh kelompok warga yang menolak bahkan membuat surat kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Menurut Camat Kemayoran Herry Purnama rapat penjelasan pemasangan pipa air bersih kepada warga yang kontra pemasangan pipa air bersih kami sudah rapatkan hari ini 16 Mei 2018.

Lagi – lagi pihak protes tak hadir yang di komandoi kelompok Desmi Indrajaya, ujarnya.

Ini kan aneh, padahal rapat ini lengkap dhadiri Kapolsek, Danramil, Lurah Kebon Kosong, Dewan Kota, RW,LMK,RT – RW Forsaga, kecuali para yang tidak setuju tak satupun menghormati undangan ini.

Abdi (45) salah satu warga Kebon Kosong menyatakan, kalo melihat kasus penolakan dilakukakan segelintir orang saja, kami pikir provokatif, apalagi pihak warga (forsaga) telah menawarkan kompensasi dari proses air bersih dan di tolak, maunya apa, sementara warga Kebon Kosong perlu air bersih, tukasnya.

Pihak aparat kepolisian Polsek Kemayoran seharusnya untuk mengambil sebuah langkah dan keputusan tegas terhadap warga provokatif  hanya 6 titik pompa yang dihambat dari target 106 titik pipanisasi yang direncanakan.

“Kapolsek Kemayoran Kompol Saeful Anwar harus sudah melihat mana yang lebih kepentingan warga lebih besar dibandingkan pihak segelintir yang tidak setuju dimana ketua kelompoknya (DI) mengaku orang pendidikan dan pejabat di Angkasa Pura.”

Seharusnya DI sudah di panggil kepolisian untuk dininta keterangan terkait menghambat apa yang menjadi kepentingan umum, tandas Abdi.

reporter : inong

Check Also

Melanggar IMB di Bongkar di Jalan Rembang Menteng, Warga Adukan Tanah Fasum Yang di Serobot

jakarta, sketsindonews – Penertiban bangunan rumah timggal melanggar ijin IMB yang terletak di Jalan Rbang …

Watch Dragon ball super