Home / Berita / Waspada Potensi Chaos, Letakan Dasar Kuat NKRI Dari Para User Kepentingan

Waspada Potensi Chaos, Letakan Dasar Kuat NKRI Dari Para User Kepentingan

Jakarta, sketsindonews – Dansesko TNI Letjend Agoes Sutomo dalam pencerahan materi Geilopolitik dan Geostrategik Dalam Kacamata Intelligent diakuinya Negara dalam keadaan genting dengan banyak hal kisi dilakukan beberapa kepentingan global.

Dia meminta masyarakat harus yakin, bahwa TNI tetap setia pada NKRI bersama rakyat Indonesia, ucapnya saat bicara di acara ILC, Sabtu (17/4/21) lalu.

Ada beberapa catatan penting masyarakat harus mengetahui dari perspektif kedaulatan bangsa, kita harus paham kenapa Indonesia menjadi target incaran majunya perkembangan global.

Kekuatan Asing mengincar Indonesia sangat berharap, rusuh, perang saudara seperti di Suriah saat ini. Untuk itu mereka telah melakukan skenario ibarat lingkaran obat Nyamuk secara sistematis melakukan Proxy War pelemahan Ketahanan Nasional INDONESIA dari masa ke masa secara bertahap dan halus.

“Pelemahan sistem Pertahanan kita itu meliputi semua bidang. Mulai dari Ekonomi, Politik, Hukum, Peraturan Perundangan, Sejarah, Media Informasi, Pergeseran watak (doktrinisasasi), prilaku Bangsa, gaya hidup, Institusi Pemerintah dan termasuk pelemahan TNI baik secara fungsi dan kewenangan,” paparnya.

Letjend Agoes pun menjelaskan kembali, pelemahan sistem pertahanan ini tentu melalui Operasi Inteligent masive dan terstruktur. Disitu ada “USER” (State /non state (negara atau kelompok elit) terdiri dari ; AGENT HANDLE, di bawahnya AGENT ACTION di bawahnya lagi INFORMAN berlapis – lapis.

Mereka bekerja sangat terstruktur dan bagian ini bergerak menurut tupoksinya masing-masing, dimana diantara sesama merekapun tidak saling mengenal, yang tahu hanya sang user, tambahnya.

” Mereka itu dibayar, dilatih untuk melakukan operasi-operasi cipta kondisi bahkan “sabotase” dengan bantuan dana tanpa batas serta dukungan Power Politik yang begitu kuat.”

Masing-masing agent ini masuk melebur kedalam sendi-sendi kehidupan ber-Negara kita meliputi berapa sendi dan menjadi menjadi :
tokoh Negarawan, dosen, pengamat, pejabat publik, institusi pemerintahan Eksecutive, Legislatif, dan Yudicative, Dunia Perbankan, dunia per-Filman Nasional dan lebih miris lagi sampai Istana serta tubuh TNI Polri.

Agent Handle tentunya sebagai pengendali. Agent Action sebagai Eksekutor dan informan sebagai pengumpul informasi lapangan apa yang menjadi tugasnya.

Agent itu bergerak menjadi pemdukung, kontra, pihak ketiga dari pemerintahan itu semuanya melindungi kepentingan user di Indonesia.

Lanjut Agoes sahsatu contoh yang marak sekarang adalah bagaimana merekayasa terjadi gejolak kerusuhan di Indonesia dengan berbagai cara untuk menciptakan gejolak, masing-masing agent bergerak untuk menanamkan dalam kehidupan masyarakat rasa saling benci, saling curiga, saling buruk sangka diantara sesama Anak Bangsa baik antar suku, antar agama, antar ormas, antar ulama, antar pengamat, antar kampus, antar parpol, antar tokoh bangsa dan termasuk antar institusi.

Semuanya itu seolah dipaksa dan di giring kepada Satu titik tak lain untuk perang sekecil apapun masalah akan di peruncing dan diprovokasi secara timbal balik. Tujuan-nya hanya Satu : Menjadikan Anak Bangsa menjadi Bangsa yang sinis, egois, ambisius, sadis, anti kebersamaan.

Budaya kita akan dilunturkan dari sifat Indonesia selama ini menjadi nilai persatuan pejuang, militan, pemberani, kuat, kompak suka bermusyawarah dan budaya gotong royong.

Jadi tambah Agoes, kalau ada kejadian disekitar kita yang diluar kewajaran itu adalah salahsatu bentuk hasil kerja para agent tersebut. Perang Saudara adalah hal yang sangat di inginkan oleh pihak user asing terhadap bangsa ini.

Untuk kita terpecah belah, hancur lebur, lemah untuk kemudian mereka kuasai secara ekonomi dan psikis hingga kita menjadi bangsa untuk tidak boleh memliki cinta terhadap bangsa dan cinta Tanah Air terus tergadaikan dari semua sisi kehidupan negara merbartabat, tutup Agoes.

(Nanorame)

Check Also

21 orang Crew, Kadet Kapal Negara Adhara Distrik Navigasi Kelas 1 Tanjungpinang Dilaporkan Positif Covid-19

Tanjungpinang, sketsindonews – 21 orang Crew, Anak magang/Kadet di Kapal Negara (KN) Adhara Distrik Navigasi …

Watch Dragon ball super