Jakarta, sketsindonews – Proses pemilihan Ketua RW 09 Kelurahan Kebon Kacang Tanah Abang hingga kini sejak 1,5 tahun berujung tak pernah selesai sampai pihak Lurah dan Camatnya telah berganti di mutasi ke unit lain.
Kasus ini terus bergulir menjadi pro kontra sejak lama mulai dari sistem pemilihan hingga penyusunan tatib oleh Panitia Pemilih terus kisruh Karena tak sama pandangan dalam melakukan proses model pemilihan calon Ketua RW.
Apa penyebabnya dan penyelesaian ini tak dilakukan pemilihan kembali sejak diambil pihak pemerintah entah kapan akan dilaksanakan pemilihan Ketua RW pasca kisruh sejak 5 bulan lalu, ujar Andi Sulistiawan pemudaTanah Abang.(25/3)
Padahal para calon ketua RW saat itu sudah gencar melakukan turun kebawah menemui warga di lingkungan dalam mencari figure yang layak, tapi selalu tertunda karena beda pandangan serta dukungan antar kubu.
Kebon Kacang selalu ramai jika mencari figure calon ketua RW setiap pemilihan karena persoalan asset dan pertanggungan jawab.
“Saat ini pemerintah melalui Tingkat Kota hingga Kecamatan harusnya sudah mulai melakukan pemetaan apa yang menjadi masalah hingga kasus pemilihan RW tak pernah selesai.” jelas Andi S
Lain lagi kata Fais (27) warga Jati Bunder menyatakan, selama ini sejak tak ada RW sementara care taker langsung di ambil pihak Kelurahan otomatis termasuk pelayanan warga sedikit terganggu.
Terlebih isu dana operasional RW apakah masih menerima dan tetap berjalan siapa yang menerima jika tak ada progress administrasi menjadi syarat Op atau tetap dikeluarkan kepihak RW lama.
Artinya, ini menjadi penafsiran pelanggaran mall administrasi jika secara pertanggungan jawab di keluarkan sementara masa bhakti telah berakhir sejak 1 tahun lebih, tutup Fais.
nanorame







