Logo HPN 2026

Hari Pers Nasional

Akan diselenggarakan di
PROVINSI BANTEN
9 Februari 2026

Kawasan Rawan Sosial Kemayoran Karena Pemanfaatan Fasilitas Publik

oleh
oleh
945 pembaca

Jakarta, sketsindonews – Kerawanan sosial wilayah Kemayoran khususnya run way jalan Benyamin Sueb menjadi ajang bagi publik akitivitas SOTR, balapan liar hingga rawan sosial lainnya .

Pihak aparat tentunya tentunya harus tetap berjaga hingga pasca lebaran secara seksama terkait problematika sosial untuk di noramalisasi. Tercatat ekspansi PKL terus marak semakin hari, belum lagi PMKS semuanya berdampak pada sisi citra negatif Kemayoran secara bermartabat, ucap Hasan (46) warga Kemayoran.

Titik rawan pihak aparat sangat mengetahui secara detail maraknya munculnya problematika baru di wilayah Kemayoran membuat carut marut wajah Kemayoran semakin nampak terjadi karena ada pembiaran dari institusi di semua lini, tambahnya

Gambar

Semua ikut bermain dari maraknya pembiaran Ramadhan 1440 H hingga jelang lebaran, semua sektor fasilitas yang Ada menjadi pemanfaatan fungsi publik menjadi pundi pungli, terang Hasan.(2/6)

Menurut keterangan Lurah Kebon Kosong Syamsul Ma’arif mengatakan, diakuinya secara demografi munculnya kerawanan tak terlepas dari antisipasi unsur pemerintah saja, ungkapnya.

Berkaitan dengan rasa nyaman tentunya perlu pihak lain dalam mengurai unsur kesengajaaan pelanggaran illegal oleh kelompok sehingga menjadikan iklim kondusif tidak terjaga.

“Berdirinya posko terpadu hanya merupakan antisipasi kerawanan untuk dapat di monitor, namun bagaimana aplikasi di lapangan tentunya ada instasi yang lebih berwenang untuk bertindak serta menangani lebih spesifik dari munculnya  rawan kriminal.”

Sambung Syamsul, posko tetap terjaga di beberapa titik secara terpadu mulai pukul 20.00 – 04.00 dinihari, tapi untuk kerumunan rawan sosial berdampak pada pemanfaatan kawasan tentunya kepolisian lebih punya kewenangan, tutup Syamsul.

nanorame

No More Posts Available.

No more pages to load.

konten suara
Speed: 1x
Ready