Jakarta, sketsindonews – Terkait rusuh yang baru-baru saja terjadi di tanah Papua, menjadikan jajaran Polri terus melakuka ln antisipasi kantibmas di sejumlah daerah. Salah satunya wilayah Jakarta Pusat sebagai jantung Ibukota Jakarta untuk menjaga stabilitas gangguan Kantibmas dari pihak – pihak intoleransi.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol.Harry Kurniawan dan Dandim Jakarta Pusat Letkol Inf.Wahyu Yudhayana dengan Warga Papua yang berada di Jakarta gelar acara silaturahmi Kamtibmas.
Silahturhmi kamtibnas ini salah satunya membahas terkait kejadian rusuh di Papua, dalam hal ini Kapolres Jakpus, Harry Kurniawan, mengatakan bahwa ciri khas masyarakat Indonesia adalah keramah tamahan dan saling memaafkan.
“Daerah Timika Waktu itu terjadi konflik Ternyata masyarakat yang ada didaerah Konflik, baik Ambon Aceh atau Papua tidak mau ada konflik dan bertanya bagaimana konflik ini cepat berakhir karena mereka khawatir dengan keluarganya,” ujar Kapolres Harry Kurniawan mengatakan dalam kata sambutannya saat gelar silahturahmi di hotel Oasis Amir, Jakpus, Rabu(21/8)
Lanjutnya lagi, terkait hal tersebut karenanya sebenarnya lebih banyak warga papua yang menginginkan menjadi rakyat Indonesia seutuhnya. “Mari berdoa mudah-mudahan apa yang terjadi di Papua cepat selesai dan kembali bersatu dan damai kembali,” pungkasnya.(22/8)
Tambah Kapolres menjelaskan lagi, apabila ada intimidasi khususnya di Jakarta Pusat laporkan segera kepada TNI dan Polri. “Dan kami akan selalu siap hadir untuk menjaga rasa aman semua warga negara Indonesia,” paparnya.
Sementara Dandim Letkol Inf.Wahyu mengatakan dalam kata sambutannya, bahwa Papua itu Indah tempat dan warganya, apalagi dengan Pemerintahan yang sekarang, yang mana pembangunan di Papua Menjadi lebih Maju dan Lebih Indah lagi.
“Warga Papua cinta damai, kita mempunyai hak dan Kewajiban yang sama, Warga Papua bebas beraktifitas di Jakarta Pusat, karena ini rumah kita bersama,” terangnya.
Salah satu perwakilan Papua Feri Fernando Yensenem selaku Ketua Nelayan Se-Papua menjelaskan bahwa Ia merasa kecewa dengan semua konflik yang terjadi di Papua “Kami sesali pelaku-pelaku yang ingin memecah belah NKRI ini, karena kami ingin Papua Aman dan damai,” pungkasnya.
Dia pun berharap agar silaturahmi jangan hari ini saja tapi agar terus berkelanjutan, jangan ada dusta diantara kita.
Dalam hal ini, Jhon Maury putra asli dari Papua ini pun menyambut serta memberikan apresiasi atas terselenggaranya acara silahturahmi Kamtibnas ini. “Terima kasih atas Inisiatif diadakanya pertemuan ini oleh Bapak Kapolres Jakarta pusat dan Bapak Dandim Jakarta pusat, kami adalah masyarakat asli Indonesia dan kita penduduk asli NKRI, kalau ada yg kurang paham dengan Pancasila tanya pada kami,” ujarnya.
Berdasarkan pantauan, tampak Kapolres Jakpus Kombes Pol. Harry Kurniawan, Dandim Jakpus, Letinf.Wahyu Yudhayana, Kapolsek Senen Kompol Ewo Samono, Danramil Senen Mayor Inf.Todi Imansyah, Camat Senen, Roni Jarpiko Mewakili Walikota Jakpus, Ketua Perintis PKRI Provinsi Papua dan Papua barat, serta kepala suku Adat, Tokoh Intelektual Stevanus Wetipo, Feri Fernando Yensenem Ketua Nelayan Se Papua dan Jhon Maury, dan Bhabinkamtibmas kel.kenari Aiptu Wardi Jien, dan Aiptu Adrian yang membantu menkoordinasi serta mengundang beberapa warga papua untuk hadir di acara silahturahmi kamtibnas yang berjalan dengan sukses ini.
nanorame







