Jakarta, sketsindonews – Sudin Sumber Daya Air (SDA) Kota Jakarta Pusat lakukan antisipasi 3 titik kawasan rawan banjir dengan pemasangan pompa baru buatan Negara Yunani.
Dalam pemasangan serta sekaligus uji coba, ketiga pompa tersebut telah bisa operasi secara baik diantaranya : Pompa Jalan Industri (Sawah Besar) mencapai kekuatan 1000 liter/detik, pompa Jalan Rajawali 500 liter/detik dan pompa Jati Pinggir Petamburan 500 liter/detik.
Menurut Kasudin SDA Ahmad Saeful, pompa ini berjumlah 5 unit dengan anggaran PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional) dari pemerintah pusat senilai 9 Milyar rupiah dan bukan APBD DKI.
“Kini 3 unit telah bisa dilakukan pemasangan serta operasi seiring curah hujan saat ini tinggi sulit diprediksi ini bisa membantu percepatan antisipasi cegah banjir, air di pompa untuk lebih mengoptimalkan menuju aliran kali utama,” ucapnya, Jumat (29/1/21).
Hal khusus kawasan Petamburan Jati Pinggir Tanah Abang yang langganan banjir saat ini sudah ada 3 unit pompa termasuk pompa baru telah terpasang sebagai upaya pemerintah antisipasi cuaca ekstrem musim hujan diharapkan bisa atasi banjir warga lingkungan.
“Kawasan Jati Pinggir merupakan kawasan rendah (cekung) sehingga rentan terjadinya banjir bila tidak dibantu pompa air kekuatan maksimal untuk mempercepat air mengalir ke Kali Banjir Kanal Barat (BKB),” ujarnya.
Secara bersamaan Walikota Jakarta Pusat Irwandi saat meninjau pompa air Jati Pinggir mengatakan, bahwa saat ini pemerintah DKI Jakarta terus lakukan upaya antisipasi banjir menjadi prioritas selain pula persoalan lain pandemi untuk menurunkan angka penularan.
“Dengan adanya pompa itu menjadi solutif antisipasi banjir selain pula Pemko Jakarta Pusat setiap minggu lakukan Grebek Lumpur bersama warga untuk secara rutin lakukan pengerukan saluran terhadap titik rawan genangan banjir,” tutup Irwandi.
(Nanorame)







