378
pembaca
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat keamanan layanan digital pemerintah. Melalui Kepala Badan Teknologi, Informasi, dan Intelijen Keuangan (BaTii), Suryo Utomo, Kemenkeu menerima penghargaan Juara Umum Implementasi Sertifikat Elektronik Paling Aman dan Nyaman pada ajang Be Award 2025.
Be Award 2025 merupakan bentuk apresiasi dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) kepada kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah yang konsisten memanfaatkan layanan sertifikasi elektronik untuk mendukung tata kelola pemerintahan digital. Penghargaan yang diselenggarakan oleh BSSN–BSrE ini diberikan dalam rangkaian Digital Trust 360 Summit di Gedung Sasono Langen Budoyo, TMII, Jakarta Timur, Kamis (20/11).
Dalam sambutannya, Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menegaskan pentingnya sertifikat elektronik sebagai fondasi utama kepercayaan digital nasional.
“Penguatan keamanan informasi dan keandalan layanan elektronik adalah prasyarat penting bagi keberlanjutan transformasi digital pemerintah. Be Award menjadi apresiasi bagi seluruh pihak yang berkomitmen menjaga kepercayaan publik di ruang digital,” ujarnya.
Kepala BSSN, Nugroho Sulistyo Budi, menambahkan bahwa kolaborasi pusat dan daerah sangat dibutuhkan untuk memperkuat keandalan sistem elektronik nasional. Melalui Be Award, BSSN mendorong seluruh instansi untuk terus meningkatkan standar keamanan dan kenyamanan layanan digital.
Predikat Juara Umum Implementasi Sertifikat Elektronik kategori Ter-AmanBikinNyaman menjadi pengakuan atas konsistensi Kemenkeu dalam mengintegrasikan sertifikat elektronik ke berbagai proses bisnis internal secara aman, efisien, dan terpercaya. BaTii dinilai mampu memaksimalkan pemanfaatan sertifikat elektronik untuk memperkuat keamanan informasi, menjaga integritas data, dan meningkatkan keandalan layanan digital di lingkungan Kemenkeu.
Ke depan, Kemenkeu melalui BaTii berkomitmen memperluas pemanfaatan sertifikat elektronik, memperdalam kerja sama dengan BSSN, serta meningkatkan kualitas infrastruktur keamanan siber. Penghargaan ini diharapkan semakin menguatkan upaya Kemenkeu dalam membangun tata kelola pemerintahan digital yang aman, andal, dan terpercaya.







