Letkol Pnb. Safeano Cahyo W, Pimpin Survevel Sekbang

oleh -85 Dilihat
oleh
Komandan Skadron Pendidikan 104 Letkol Pnb Safeano Cahyo.W, ST, sebagai Pimpinan Latihan, saat memberikan arahan penting kepada seluruh Instruktur pada Latihan pra survival, di lapangan Jogja Adventure Zone, Skadik 104 Lanud Adisutjipto. (Dok. Pentak Landud Adisutjipto)

Yogyakarta, sketsindonews – Latihan Survival Dasar dimaksudkan untuk melatih para siswa Sekbang  agar mampu menghadapi keadaan darurat yang sewaktu-waktu terjadi pada saat melaksanakan tugas penerbangan. Demikian Komandan Skadron Pendidikan 104 Letkol Pnb Safeano Cahyo.W, ST, sebagai Pimpinan Latihan menyampaikan di sela-sela kegiatan Latihan pra survival yang dilaksanakan di Jogja Adventure Zone, Skadik 104 Lanud Adisutjipto.

Latihan Survival yang sebenarnya bagi para calon Pilot militer ini rencana akan dilaksanakan di JAZ Aero Wisata, Waduk Sempor Gombong Kabupaten Kebumen Jawa Tengah serta daerah sekitar Pangkalan TNI AU Wirasaba Kabupaten Purbalingga.

Diketahui bahwa, Latihan Survival bagi Siswa Sekbang TNI terpadu angkatan 93 akan akan diberangkatkan menuju  Waduk Sempor Gombong tanggal dan akan berlangsung tanggal 21 November selama kurang lebih 4 hari atau samapai 24 November 2016.

Gambar

Sebelum melaksanakan Latihan Survival mereka diwajibkan mengikuti Latihan Pra survival.  Latihan Pra Survival di laksanakan, diawali dengan Long march dan lari dari Jalan Wonosari tepatnya disekitar Kali Opak, menuju kawasan selatan Lanud Adisutjipto ( Lapangan Blok O) dan menuju area Jogjakarta Adventura Area.

Pada Latihan Prasurvival ini e para siswa Sekbang TNI terpadu angkatan 93, mendapatkan berbagai pelatihan khususnya yang berhubungan dengan ketrampilan keprajuritan diantaranya penyebrangan basah, praktek basah alkat, membuat shelter  para para dan Bivak, membuat Trap, memasak ular dan membakar Ikan,pendadakan dan  Kompas malam. Mereka juga mendapatkan praktek tanda-tanda SAR/ Visual Code, Jalan Peta menuju Denhanud Paskhas dan turun Tebing.

Komandan Skadron Pendidikan 104 Letkol Pnb Safeano Cahyo.W, ST menambahkan bahwa dalam Latihan Survival Dasar yang sebenarnya nanti  para siswa diasumsikan sedang melaksanakan tugas penerbangan di medan operasi. Namun pesawat yang diawaki ditembak musuh, yang mengharuskan melaksanakan pendaratan darurat di air/ditching (daerah musuh).

“Dalam pendaratan, seluruh awak pesawat selamat dan segera melaksanakan SERE (Survival, Evation, Resistance and Escape), dalam melaksanakan SERE crew pesawat mendapat hadangan dari musuh, sehingga dalam pelariannya para crew akhirnya mendapat bantuan dari pasukan kawan,” jelasnya.

Latihan Survival diikuti oleh Siswa Sekbang Terpadu angk 93 diikuti 50 siswa dan sejumlah pendukung. (Kumara)

No More Posts Available.

No more pages to load.