Logo HPN 2026

Hari Pers Nasional

Akan diselenggarakan di
PROVINSI BANTEN
9 Februari 2026

BNPB Catat Banjir dan Cuaca Ekstrem di Sejumlah Daerah Awal 2026

oleh
oleh


44.4K
pembaca

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sejumlah kejadian bencana alam di berbagai wilayah Indonesia sepanjang periode 11 Januari hingga 12 Januari 2026 pukul 07.00 WIB. Berdasarkan pemantauan Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) BNPB, bencana yang terjadi masih didominasi oleh hidrometeorologi basah, terutama banjir dan cuaca ekstrem.

Di Provinsi Nusa Tenggara Barat, cuaca ekstrem melanda Kabupaten Lombok Timur pada Minggu (11/1). Hujan berintensitas tinggi disertai angin kencang menerjang Desa Menceh, Kecamatan Sakra Timur, dan berdampak pada 40 kepala keluarga. Tiga warga dilaporkan mengalami luka ringan akibat kejadian tersebut.

BPBD Kabupaten Lombok Timur telah melakukan kaji cepat serta penanganan darurat kepada warga terdampak dengan melibatkan unsur TNI/Polri, Tagana, aparatur desa, dan masyarakat. Penanganan dilakukan dalam status Siaga Darurat banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem di Provinsi NTB yang berlaku hingga 31 Maret 2026.

Gambar

Sementara itu, banjir juga melanda Kabupaten Serang, Provinsi Banten, tepatnya di Kecamatan Pabuaran dan Baros pada Minggu (11/1). Peristiwa ini dipicu oleh hujan lebat, jebolnya irigasi Sungai Cisereh, serta tersumbatnya saluran drainase. BNPB mencatat 60 kepala keluarga terdampak, dengan kerusakan pada 34 unit rumah, satu kantor desa, dan lima ruko.

BPBD Kabupaten Serang telah melakukan asesmen dan koordinasi lintas instansi untuk memastikan kebutuhan warga terdampak. Penanganan dilakukan dalam status Siaga Darurat bencana hidrometeorologi di Provinsi Banten yang berlaku hingga 19 Maret 2026.

Banjir juga terjadi di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, pada Minggu (11/1) dini hari. Desa Sukaraja, Kecamatan Sepaku, terendam banjir yang berdampak pada 41 kepala keluarga dan 41 unit rumah. BPBD setempat melakukan penanganan darurat serta pemantauan tinggi muka air secara berkala.

BNPB mengimbau masyarakat di wilayah rawan banjir dan cuaca ekstrem agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana susulan. Warga diminta memantau informasi cuaca dan peringatan dini, menjaga kebersihan drainase, serta segera melapor kepada aparat setempat jika terjadi kondisi darurat.

No More Posts Available.

No more pages to load.

Baca konten dgn suara
Speed: 1x
Ready