Home / Artikel / Ahok Melalui Kuasa Hukumnya Cabut Banding Ada Apa…

Ahok Melalui Kuasa Hukumnya Cabut Banding Ada Apa…

Jakarta, sketsindonews – Upaya banding untuk Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tak hanya akan dilakukan oleh pihak kuasa hukum dari Gubernur nonaktif DKI Jakarta tersebut.

Pihak Kejaksaan Agung dipastikan juga akan melakukan banding atas vonis dua tahun penjara Ahok oleh Pengadilan Negeri Jakarta Utara.

“Ya akan mengajukan banding,” kata Jaksa Agung Muhammad Prasetyo, di Jakarta, Jumat (12/5/2017), dikutip dari Tribune.news.

Menurut Prasetyo, upaya banding yang dilakukan oleh pihaknya merupakan hal yang lazim dilakukan dalam persoalan hukum.

Namun disisi lain Basuki Tjahyadi Purnama alias Ahok bersama kuasa hukumnya atas nama keluarga Akhirnya memutuskan mencabut permohonan banding atas vonis 2 tahun penjara dalam kasus penodaan agama.

Ada apa sebenarnya hingga Ahok melakukan pencabutan ini, dalam pandangan para sinpatisan Ahok.

“Satu sisi pihak kejaksaan Naik banding sedangkan yang awalnya ingin Naik banding sementara mencabut naik banding pada status hukum vonis oleh pengadikan Negeri Jakarta Utara.”

Hal ini dilakukan setelah tim pengacara Ahok memasukkan memori banding ke Pengadilan Negeri Jakarta Utara. (22/5)

“Sudah (memasukkan) memori banding, sudah dapat tanda terima banding. Sudah resmi menyerahkan memori banding. Kemudian Bu Vero (Veronica Tan) dan Bu Fifi (Fifi Lety Indra) mewakili keluarga datang,” ujar pengacara Ahok, I Wayan Sudirta, Senin (22/5/2017).

Namun pengacara belum dapat mengungkapkan alasan pencabutan permohonan banding. Sudirta menegaskan keputusan mencabut banding sudah dibahas keluarga bersama pengacara.

“Intinya ada dua kejadian. Satu sudah menyerahkan memori banding sudah masuk di berkas, kemudian setelah itu keluarga memutuskan setelah berdiskusi dengan kami, keluarga memutuskan mencabut. kita harga keputusan itu, kita dampingi,” ujar Sudirta.

Ahok dihukum 2 tahun penjara karena dinyatakan majelis hakim terbukti menghina surat Al Maidah ayat 51 karena menganggap ayat tersebut menjadi alat membohongi umat atau masyarakat yang dikaitkan dengan konteks pilkada.
reporter : nanorame

Check Also

Apa Kata Warga, Kemayoran Kembali Juara Festival Bedug Ramadhan 1439 H Tingkat Kota Jakarta Pusat

Jakarta, sketsindonews – Tak salah Kecamatan Kemayoran menjadi juara pertama selama 2 kali berturut – …

Watch Dragon ball super