Home / Berita / Kerjasama Perjanjian Fasilitas Kesehatan JKN-KIS, BPJS Tingkatkan Mutu

Kerjasama Perjanjian Fasilitas Kesehatan JKN-KIS, BPJS Tingkatkan Mutu

Jakarta,sketsindonews – Kantor Cabang Utama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Jakarta Pusat terus melakukan peningkatan mutu Jaminan Kesehatan Nasional bagi peserta kesehatan.

Hal ini tertuang dalam kerja peningkatan pelayanan bagi peserta BPJS yang ditanda tangani hari ini, dalam bentuk kerjasama Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) bersama Rumah Sakit, Klinik, di Gedung Antara Lantai 2 Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (06/9).

Dalam keterangan rilisnya kepada sketsindonews.com Kepala Cabang BPJS Wilayah Jakarta Pusat dr.Bona Evita menjelaskan, setiap tahun jumlah peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN-KIS) semakin meningkat dengan pertumbuhan per Agustus 2016 lebih kurang 2,5 juta jiwa dan secara Nasional JKN-KIS 168 juta, yang menurutnya ini tentunya akan menjadi kendala jika tidak di antisipasi dengan pelayanan fasilitas kesehatan pasien di masa mendatang.

“Hari ini di lakukan penanda tanganan perjanjian pada fasilitas kesehatan yang telah lolos di Jakarta Pusat, dimana kami bekerja sama dengan Sudin Kesehatan Jakarta Pusat,” paparnya.

Ditambah 2 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama yakni Klinik Pratama Yarsi, Klinik Pratama Al -Falah dan 6 Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan untuk melayani peserta JKN-KIS, masing-masing ; RSUK Tanah Abang, RS Hermina Kemayoran, RSIA YPK Mandiri, RS. Sahid Sudirman, RS Khusus Bedah SS Medika dan RS Tirta Medical Centre, yang semuanya di lakukan peresmian hari ini, papar Bona

Untuk diketahui, diwilayah kerja di Jakarta Pusat sudah terbentuk 77 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama dan 29 Fasilitas Kesehatan Rujukan Lanjutan.

Dengan penambahan 15 Fasilitas Kesehatan serta kerja kerja sama di harapkan maksimalisasi mutu, efektifitas, aman dan mudah diakses merupakan bagian penting sebagai penyelenggara dalam koordinasi pelayanan JKN-KIS.

Bona menambahkan, perlu diakui peningkatan kepercayaan JKN-KIS tentunya selain juga masyarakat dapat secara kualitas kesehatan terjamin, aman dalam kesehatan yang di layaninya menjadi target penyelenggara kesehatan.

Dengan kerja sama perjanjian ini di harapkan peserta JKN -KIS pada akhirnya tidak lagi berasumsi bahwa layanan Rumah Sakit menjadi diskriminatif karena tersedianya fasilitas yang sudah mumpuni dan transparan.

Lanjut Bona, MOU (kerja sama) bagi penyelenggara kesehatan Rumah Sakit juga sudah diatur bagaimana peran-peran itu dapat memberikan informasi kepada masyarakat.

Selain pula aturan dan pengawasan. internal selain di lakukan pengendalian mutu masing di RS, baik bersedia nya ruang rawat inap, ruang ICU/ICCU, HCU, dengan sistem yang ada.

“Sesuai komitmen diharapkan FKRTL untuk segera memasang dashboard agar dapat direisasikan pada bulan September 2016,” tutupnya. (Nr)

Check Also

Menhub Dorong Kabupaten Banyuasin Jadi Percontohan Penyelenggaraan Transportasi Sungai

Banyuasin, sketsindonew – Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi terus mendorong Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera …

Watch Dragon ball super