Home / Artikel / Kompensasi Air Bersih Warga Kebon Kosong Molor PT. Multikon Kena Denda

Kompensasi Air Bersih Warga Kebon Kosong Molor PT. Multikon Kena Denda

Jakarta, sketsindonews – Hingga saat ini tuntutan warga Kebon Kosong terkait kompensasi dampak pembangunan Citra Tower belum dapat direalisasikan bagi kepentingan warga sekitar.

Pasalnya, penuntutan hingga mediasi terus dilakukan pihak Kecamatan Kemayoran baik Forum Warga, PT. Multikon selaku contractor dan PT.Citra Tower dalam menuntaskan tuntutan yang sebelumnya warga melakukan aksi demo di Balaikota DKI dan Management Citra Tower di Jalan Dakota Kemayoran Jakarta Pusat.

Dalam rapat mediasi menurut Camat Kemayoran Herry Purnama mengatakan, mediasi sudah siap antar pihak untuk melakukan eksekusi tuntutan warga, ujarnya (15/5).

Kendala selama in diakuinya terjadi karena keterlambatan kurangnya komunikasi antara PT. Multikon dengan Forum Warga, namun kini sudah ada titik terang dalam pertemuan yang kami fasilitasi.

“Hasil hari ini dalam notulen rapat sudah ada poin kesepakatan pelaksanaan karena pihak – pihak telah menerima, dengan kehadiran langsung Direktur PT.Citra Tower selaku pengembang,”

Ketika ditanya dalam rapat tidak hadirnya PT. Aetra dalam teknis, ucap Herry, tidak mengurangi pertemuan ini, PT. Aetra kan hanya pasang dan bayar bagi warga yang terkena dampak, tegas Herry.

Sementara Sekretaris Forum Joko Sarjono saat dihubungi mengatakan, dalam pembahasan rapat pokok bahasan bagaimana pihak PT. Multikon merealisasikan kepastian pemggantian kompensasi buat warga sebelum bulan Ramadhan 1438 H sudah aplicated terhadap pipanisasi air bersih, ujarnya.

Kedua, keterkaitan sistem dan metode sistem pemasangan jaringan dalam jadwal yang dikerjakan dalam tahapannya merupakan pekerjaan yang tak dapat ditunda.

Selanjutnya, pihak PT.Multikon juga meminta data calon pelanggan air PAM paling lambat hari Selasa tanggal 16 Mei 2017, kami Forum sudah siap itu, papar Joko.

Sementara Ketua Forum Supardijono mengatakan, kami sudah tegas dalam rapat sebelumnya kompensasi sesuai dengan apa yang tercantum dalam diktum pasal-pasal sudah menyangkut itu, termasuk jaringan primer kerumah warga, sementara PT. Multikon kan hanya bertanggung jawab dari eksisting jaringan primer air PAM Bendungan Jago untuk dapat di realisasikan, ujarnya.

“Jadi, kami juga tegas apabila dalam kesepakatan pihak Multikon molor, maka selanjutnya kami sudah cantumkan dengan denda per hari 50 juta terhadap PT.Multikon.”

Ini sudah menjadi kesepakatan final yang hari ini di tanda tangani para pihak dalam notulen rapat, kata Supardijono.

reporter : nanorame

Check Also

Pemuda Kurus Kerap Bikin Ulah, Polisi Tembak Kaki si Pelaku

Medan, sketsindonews – Meski masih tergolong muda namun pemuda kurus jangkung bernama Muhammad Jefri (21) …

Watch Dragon ball super