Home / Artikel / Rembuk Warga Kampung Johar Baru Jangan Target Resapan Anggaran

Rembuk Warga Kampung Johar Baru Jangan Target Resapan Anggaran

Jakarta, sketsindonews – Rembuk tokoh masyarakat dalam rangka merubah kampung di wilayah Johar Baru tidak terlepas dari komitmen pemerintah DKI Jakarta, kaitan dengan Ingub No. 10 tahun 2016 yang telah diperbarui No. 65 tahun 2016 tentang percepatan pembangunan Johar Baru akan menjadi mubazir jika hanya persoalan percepatan resapan anggaran satuan kerja perangkat daerah.

Dalam menyikapi ini anggota Dewan Kota Jakarta Pusat Yuhendi SE mengatakan, jangan istilah ingub ini “by proyek” yang sifatnya seremonial saja, padahal persoalan Johar Baru banyak aspek yang harus secara sistem dan berani pengembangkan ingub tersebut, ujarnya. (7/5)

Selain itu pula, bukan para metodik keroyokan SKPD tetapi ada prioritas atau blue print, manakah yang utamanya infrastruktrur, perumahan, jalan akses, draenase utilitas, maupun pemberdayaan sosial ekonomi dengan melibatkan masyarakat, swasta (CSR), tegasnya.

Sementara pengamat perkotaan Yayat Supriyatna dalam polasirasi merubah wajah kampung Johar Baru menurutnya bukan hanya semata pemda DKI berpatokan pada target resapan anggaran, ujarnya.

“Harus ada pemetaan yang jelas secara kultur Johar Baru harus ada perbaikan yang radikal, baik membuka aksesbilitas Jalan kampung yang bisa masuk lebih dari satu meter.”

Misalnya, bagaiman pergub itu dimaksimalkan, kata Yayat, “secara terintegrasi harus ada prioritas secara infrastruktur, sosial dan ekonomi.

Rumah deret atau vertikal sangat realistis jika pemda serta warga mau berdialog serta bisa mengorbankan aspek tadi untuk akses jalan, sehingga jika terjadi kebakaran bisa terlewati.

Begitu pula ada maping terkait pemberdayaan ekonomi, untuk warga bersama bisa ditampung dalam satu perusahaan sekitar, entah itu parkir, ekonomi kreatif yang dibina oleh bank KUR DKI, UMKM, tukasnya.
Jakarta.

Sambung Yayat, sanitasi dengan ipal komunal secara terintegrasi juga dapat dibangun melihat faktor lahan, serta air bersih bagi kepentingan warga sesuai dengan merubah kampung Johar Baru.

Hakekatnya pergub itu sudah bagus asal jangan menjadi “lips service” pelayanan, kenapa kampung pulo kali jodoh bisa, yang penting bukan dengan menggusur tetapi secara humanistik penataan itu warga diberikan keluasan difasilitasi oleh pemerintah secara pendanaan program yang pro rakyat.

reporter : nanorame

Check Also

Bedug Bang Jum KH. Mas Mansyur , Laris Saat Ramadhan 1439 H

Jakarta, sketsindonews – Tanah Abang selama bulan Ramadhan dan Idul Fitri 1439 H warga Jakarta …

Watch Dragon ball super