Home / Berita / Wartawan Di Serang Saat Meliput, Kapolsek Cakung: Saya Akan Usut

Wartawan Di Serang Saat Meliput, Kapolsek Cakung: Saya Akan Usut

Jakarta, sketsindonews – Kapolsek Cakung, Kompol Sukatna merasa prihatin dengan kejadian yang menimpa seorang wartawan saat meliput kegiatan warga menghadang sekelompok gank motor diduga kelompok begal di jalan PAM, Rawa Badung, Cakung, Jakarta Timur 27 November 2016 lalu. Dalam kegiatan rutin yang di lakukan oleh Forum Komunikasi Rukun Tetangga (FK RT) tersebut, seorang wartawan radaronline.com mendapat serangan senjata tajam yang mengenai punggungnya.

Dengan kejadian itu, korban yang kesehariannya berprofesi sebagai pewarta, kini harus beristirahat menjalani pemulihan setelah dia mendapat penanganan di Rumah Sakit Islam Pondok Kopi.

“Saya merasa prihatin Bu Rani (orang tua korban-red). mudah-mudahan ya Bu, yang pasti saya akan berusaha. saya akan usut tanya nih waka, kanit, Kanit satu angkatan dengan saya. Bener Bu, saya akan berusaha tindak lanjutnya saya akan bekerja sama dengan stake holder RT, RW dan masyarakat,” Kata Komisaris polisi, Sukatna di Perum Jatinegara Indah, Rabu (30/11).

Dirinya pun mengaku akan menindak tegas bawahannya yang telah melepaskan sejumlah orang diduga rekanan pelaku kejahatan saat terjadi pembacokan. Lebih lanjut, Kapolsek berharap apabila warga melihat pelaku dan barang bukti senjata tajam yang digunakan untuk melukai korban, dia bersedia akan membuat BAP baru.
Karena pelaku yang telah dibebaskan oleh anggotanya akan diciduk kembali dan akan mintai keterangan lebih mendalam.

“Kalau Pak RW lihat boleh nanti saya BAP atau ada alat bukti yang syah akan saya tahan. Saya orang reserse selama 25 tahun. Dari hasil darah yang digolok apakah ini darah korban ?, ini sebagai alat bukti yang syah,” imbuhnya.

“Yang 5 orang itu harus diambil lagi dan dimintai keterangan syukur-syukur Bapak atau Ibu yang bersedia menjadi saksi, kita terapkan undang-undang darurat. Berani berapa dia bayar?, berarti anggota saya bajingan. Kalau saya sudah menggebu-gebu kalau anggota saya yang jadi bangsat kan saya malu. Kalau benar anggota saya saya tindak tegas kalau perlu disel. Kita mau bersihin diluar dalemnya dulu dibersihin,” jelasnya.

Sementara Rani, Ibu korban pembacokan meminta pihak kepolisian dapat menangkap pelaku agar jera dan menuntaskan kasus yang telah terjadi di wilayah hukum Polsek Cakung.

Dia juga mempertanyakan, tindakan aparat kepolisian yang telah melepaskan diduga para pelaku yang berhasil ditangkap oleh warga ketika ronda bersama dengan unsur 3 Pilar .

“Kenapa ini bisa lepas ?,. ini diusut tuntas setuntas tuntasnya. Kalau itu (pelaku) dilepas maka tidak ada efek jera,” keluh Rani kepada Kapolsek. (Dw)

Check Also

Presdir PT Goodyear Dipecat, Kuasa Hukum Sebut Melanggar Aturan Tbk

Jakarta, sketsindonews – Presiden Direktur PT Goodyear Indonesia TBK, Loi Siew Kee atau Allan Loi …

Watch Dragon ball super