Home / Artikel / 109 Kebangkitan Nasional Gong Pancasila Kumpulkan Tokoh Adat Raja dan Sultan

109 Kebangkitan Nasional Gong Pancasila Kumpulkan Tokoh Adat Raja dan Sultan

Jakarta, sketsindonews – 109 Tahun Kebangkitan Nasional, Gema Gong Pancasila di Halaman Patung HKSN Jalan Kramat Senen Sabtu yang lalu 20 Mei 2017 melaksanakan Gebyar Simponi Nasionalisme dan Harmoni Keberagaman Indonesia Dulu, Sekarang dan Masa Datang dengan tema Pulihkan dan laksanakan Hak-Hak Kebangsaan Indonesia sesuai amanah pembukaan UUD 1945 dan nilai-nilai luhur Pancasila.

Dalam sesi wawancara Ketua Mejelis Gong Pancasila Wardi Jein SH menyatakan, ini menjadi momentum kebangkitan Bumiputra untuk menuntut hak kebangsaan bagi kami selaku anak bangsa, ujarnya. (23/5)

Deklarasi pengukuhan duta Pancasila merupakan bagian penting bagi kader pancasliais dalam menjaga pilar kebangsaan.

Kemaren kami sudah kukuhkan di Halaman Patung HKSN Senen, selain menampilkan seni budaya nusantara, adat dan budaya pluralism.

Wardi Jean juga menyinggung Pancasila sebagai Negara nilai-nilai luhurnya yang terkandung didalamnya harus kita pertahankan, Satu Tujuan kita, tujuan kita satu Selamatkan Indonesia yang tak bisa ditawar lagi

Dengan seluruh unsur yang tergabung dalam Gong Pancasila baik itu Raja, Sultan, Pemangku Adat dan Kepala Suku se – Nusantara hadir dalam Deklarasi Kebangsaan menunjukan Bangsa ini dalam keprihatinan oleh karena dirusak oleh kepentingan instan dan golongan politik.

“Buat saudara-saudaraku yang belum sadar pancasila hari ini kami Gong Pancasila memberi warning, apabila warning pertama tidak ada tindakan maka kami akan melakukan tindakan dengan cara baik agar saudara kami kembali kepada pancasila sebagai azas bangsa.”

Gong pancasila kembali bergema di republik ini hingga terbentuk, berkarakter dan berbudi luhur pancasila yang berledilan, setara dalam.hukum, serta betekad membangun kemandirian bangsa, tegas Wardi Jien.

Kita bukan untuk juga mendukung pro kapitalis, kita juga tidak mendukung cinasisasi yang menjadi issu, namun sebagai bangsa yang mandiri dalam Politik Bebas Aktif, maka bangsa ini tidak tergadaikan oleh kepentingan eliter.

Sudah saat nya pancasila untuk tidak lagi menjadi persoalan tapi bagaimana masyarakat berbangsa memaknai pancasila sebagai falsafah hidup dalam Negara Demokrasi yang terus berkembang, tutup Wardi.

reporter : nanorame

Check Also

Harkitnas Ke-110, Indonesia Menuju Era Ke-Emasan

Malang, sketsindonews – Bertempat di Stadion Dirgantara Lanud Abd Saleh dilaksanakan upacara bendera dalam rangka …

Watch Dragon ball super