378
pembaca
Perlu diketahui Amos, telah bekerjasama dengan instansi pemerintahan khususnya menangani bidang IT. lanjutnya, apabila media online telah terbangun dan para pembaca yang melihat iklan pada media online milik bersama dalam hal ini peserta, maka Sipembaca iklan secara otomatis akan mendapat keuntunggan. Tambahnya dia juga memiliki sosial media monitoring, dalam pertemuan berikut kedepan dia berharap semua memiliki media masing-masing.
“Ini terobosan untuk kita semua jadi orang yang membaca berita atau mmelihat kita dapat duit. Saya juga punya sosmed monitoring dan nanti yang punya kita-kita (peserta pelatihan). Nanti kita punya media masing-masing ini pertama kali nanti seluruh kampus dan daerah Kita ini wartawan Go-jek yang mahal itu platform aplikasi. ,” terangnya kepada peserta pelatihan media online.
Kedepannya peserta pelatihan media online akan dilengkapi tiap peserta dengan website media online, seragam lapangan, ID card, kantor media, pelatihan cyber team dan agenda liputan. (Dw)







