Specialis Tikungan Jalan Cempaka Putih di Garuk Dinsos

oleh -72 Dilihat
oleh

Jakarta,sketsindonews – Sudah berulang Pemerintah Kecamatan Cempaka Putih lakukan penertiban “pak Ogah” tiap tikungan 500-1000 rupiah.

Ada beberapa titik tikungan jalan Jend. Soeprapto – Jend. Achmad Yani menjadi sempat para mangkalnya PMKS tikungan jalan.

Hal ini sempat menjadi laporan warga pengguna jalan yang merasa terusik hingga sampai kepada Gubernur Provinsi DKI Jakarta.

Gambar

Menurut sumber yang di himpun sketsindonews.com bukan hanya masyarakat yang diresahkan para PMKS, namun Pemerintah Kota Jakarta Pusat juga resah, sehingga dilakukan operasi pembersihan PMKS di lingkungan Cempaka Putih.

Dalam keterangan Camat Cempaka Putih, Andri Ferdian didampingi Satpol PP dan Sudin Sosial, Rabu (9/11) berhasil menjaring 10 orang PMKS. Mereka ditangkap di tiga lokasi yakni di Jalan Suprapto, jalan Ahmad Yani dan Jalan Pramuka Rawa Sari.

Para specialis tikungan (PMKS) akhirnya digelandang Dinas Sosial dan langsung diantar ke tempat rehabilitasi panti Sosial Kedoya, Jakarta Barat, guna pembinaan lebih lanjut.

Andri mengakui, pihaknya menindak lanjuti adanya aduan masyarakat terkait keberadaan pak Ogah, sehingga dilakukan penertiban. Jumlah yang terjaring, 3 orang pengamen dan 7 lainnya pak ogah yang beraktifitas di putaran lalu lintas. Anehnya, setelah didata yang terjaring tersebut bukan warga Cempaka Putih, melainkan warga di luar Cempaka Putih seperti Yuan Karel,” ujarnya.

Sementara Yuan Karel (17) warga Bekasi, Jawa Barat mengaku, dirinya menjadi pak ogah, karena tidak ada pekerjaan lain. ” Ayah hanyalah tukang bangunan sementara ibu sebagai tukang cuci pakaian,” terangnya.(Nr)

No More Posts Available.

No more pages to load.