71 Tahun Merdeka, Baru Kali Ini 1 Juni Diperingati Sebagai Hari Lahirnya Pancasila

oleh -52 Dilihat
oleh
Danlanud Adisutjipto Marsma TNI Ir. Novyan Samyoga, MM. saat melakukan penghormatan kepada Bendera Sangsaka Merah Putih. (Dok. Pentak Lanud Adisutpto)

Yogyakarta, sketsindonews – Bedasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia, Bapak Ir. Joko Widodo, Nomor Kepres 24 Tahun 2016, tentang ditetapkanya tanggal 1 Juni sebagai Hari Lahirnya Pancasila, dan sebagai hari libur Nasional, serta Pemerintah bersama seluruh komponen Bangsa dan Masyarakat Indonesia memperingati hari lahir Pancasila setiap tanggal 1 Juni.

Danlanud Adisutjipto Marsma TNI Ir. Novyan Samyoga, MM. saat membacakan sambutan Presiden RI, Ir. Joko Widodo

Lanud Adisutjipto menggelar upacara peringatan hari Lahir Pancasila dipimpin langsung oleh Komandan Pangkalan TNI AU Adisutjipto Marsekal Pertama TNI  Ir. Novyan Samyoga, MM.  Kamis (1/6), bertempat di Lapangan Jupiter, Lanud Adisutjipto.

Dalam amanatnya Presiden Joko Widodo yang dibacakan Danlanud Adisutjipto mengatakan bahwa Pancasila merupakan hasil dari satu kesatuan proses yang dimulai dengan rumusan Pancasila tanggal 1 Juni 1945 yang dipidatokan Ir. Sukarno, Piagam Jakarta tanggal 22 Juni 1945, dan rumusan final Pancasila tanggal 18 Agustus 1945.

Suasana pasukan kompi perwira menengah

Presiden menambahkan bahwa kodrat bangsa Indonesia adalah keberagaman. Takdir Tuhan untuk kita adalah keberagaman. Dari Sabang sampai Merauke adalah keberagaman. Dari Miangas sampai Rote adalah juga keberagaman. Berbagai etnis, bahasa, adat istiadat, agama, kepercayaan dan golongan bersatu padu membentuk Indonesia. ltulah ke­bhinneka tunggal ika-an kita. Namun, kehidupan berbangsa dan bernegara kita sedang mengalami tantangan. Kebinekaan kita sedang diuji. Saat ini ada pandangan dan tindakan yang mengancam kebinekaan dan keikaan kita. Saat ini ada sikap tidak toleran yang mengusung ideologi selain Pancasila. Masalah ini semakin mencemaskan tatkala diperparah oleh penyalahgunaan media sosial yang banyak menggaungkan hoax alias kabar bohong.

Oleh karena itu, saya mengajak peran aktif para ulama, ustadz, pendeta, pastor, bhiksu, pedanda, tokoh masyarakat , pendidik, pelaku seni dan budaya, pelaku media, jajaran birokrasi, TNI dan Polri serta seluruh komponen masyarakat untuk menjaga Pancasila. Pemahaman dan pengamalan Pancasila dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara harus terus ditingkatkan. Ceramah keagamaan, materi pendidikan, fokus pemberitaan dan perdebatan di media sosial harus menjadi bagian dalam pendalaman dan pengamalan nilai-nilai Pancasila.

Suasana pasukan kompi perwira menengah saat mendengarkan sambutan Presiden RI.

Sementara Kapentak Lanud Adisutjipto Mayor Sus Giyanto usai upacara peringatan Hari lahir Pancasila menyampaikan, kita semua memahami bahwa Pancasila menjadi ideologi, dasar negara juga falsafah hidup bagi bangsa Indonesia.

“Hari ini kita melaksanakan upacara untuk memperingati hari kelahiran Pancasila tanggal 1 Juni 2017 sebagai bentuk penghormatan kepada para pendahulu pendiri bangsa dan sekaligus meneguhkan hati kita terhadap eksistensi Pancasila,” ucapnya.

Upacara yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri oleh Komandan Wingdik Terbang Kolonel Pnb Bonang Bayuaji, para Kepala Dinas, para Komandan Satuan, Para Instruktur Penerbang, SIP, dan siswa sekbang, serta segenap anggota Lanud Adisutjipto baik sipil maupun militer.

Reporter: Kumara

No More Posts Available.

No more pages to load.