Jakarta, sketsindonews – Walikota Jakarta Pusat, Mangara Pardede, menghimbau agar para pelaku bisnis di kawasan Tanah Abang, tidak sekedar memikirkan untung semata dong.
Namun juga, mereka harus ikut berpartisipasi dalam mengatasi permasalahan kesemrawutan akibat pedagang Kaki-5 maupun parkir liar yang menempati trotoar.
“Sebagai kepala wilayah saya sangat berharap, sehingga ada keseimbangan. Karena kita tahu kawasan Pasat Tanah Abang ini terkenal hingga mancanegara,” ucap Mangara, usai menghadiri peresmian pembanguanan Pasar Tanah Abang Square, kemarin.
Mangara yang mewakili Gubernur Djarot Saiful Hidayat, juga berharap nantinya pasar yang dibangun oleh PD Pasar Jaya, tersebut dapat memberikan tempat bagi pedagang Kaki-5 di kawasan Pasar Tanah Abang. “Sehingga keberadaannya pun bisa menjadi solusi bagi PKL di Tanah Abang selama ini,” paparnya.
Tambah mangara, dengan nantinya adanya sky koridor (jembatan terintegrasi) bagi publik untuk terkoneksi bisa saja mengurai kemacetan Tanah Abang.
Sementara Dirut PD Pasar Jaya, Arief Nasrudin, mengatakan bahwa pihaknya tidak hanya akan menyiapkan Pasar Tanah Abang Square sebagai tempat relokasi bagi pedagang Kaki-5. “Jadi bukan hanya ini, kita juga sudah siapkan pembangunan Blok G terkoneksi jembatan,” ungkapnya.(19/6)
Sementara itu, untuk Pasar Tanah Abang Square yang dulunya terkenal dengan Pasar Tanah Abang Bukit tersebut rencananya akan dibangun dengan metode Mixed Used Development atau kawasan superblok.
“Dimana nantinya, selain pertokoan akan ada juga hotel dan perkantoran di dalamnya,” jelas Arief.
reporter : nanorame










