1447 H
رمضان كريم
Marhaban Ya Ramadan
Semoga bulan suci ini membawa keberkahan, kedamaian, dan ampunan bagi kita semua.
✦ Mari sucikan hati, perbanyak ibadah, dan pererat silaturahmi ✦
Hengki Lumban Toruan
HENGKI LUMBAN TORUAN CEO & Founder Sketsa Indonesia

DJarot Tekankan Kembali Program 5 Tertib Jakarta Pasca Lebaran

13.8K pembaca

Jakarta, sketsindonews – Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat kembali menekankan program 5 Tertib Jakarta yang di canangkan Gubernur mencakup tertib kebersihan, tertib hunian, tertib unjuk rasa, tertib lalu lintas, terib demo, dan tertib pedagang kaki lima (PKL) lebih digencarkan di wilayah DKI Jakarta.

“Kita akan teruskan program 5T. Ini untuk menumbuhkan kesadaran kalau Jakarta itu milik bersama,” kata Djarot, Sabtu (21/6)

Dijelaskannya, agar pelaksanaan bisa berjalan sukses, walikota, camat hingga lurah harus konsisten menyosialisasikan program tersebut kepada masyarakat.

Gambar

Ia menambahkan, masyarakat perlu mengetahui bahwa program 5 Tertib ini dilaksanakan secara humanis untuk kepentingan bersama.

“Kita optimistis, kalau program ini berjalan Jakarta akan menjadi lebih baik, memiliki SDM yang unggul dan mampu berkompetisi,” tandasnya.

Sementara Rosiana Rachman (45) warga Jakarta Barat berpendapat sejak awal puasa dan pasca lebaran diharapkan Jakarta bisa kembali ssmula oleh beberapa titik kesemrawutan oleh ketidak disiplinan warga Jakarta itu sendiri, ujarnya.(25/6)

Kita ketahui bersama oendestrian (trotoar), jalan umum oleh ssbagian masyarakat ekonomi semuanya dilanggar hingga pemda DKI bukan hanya pada himbauan melainkan hukuman bagi pelaku pelanggar perda Tibum.

Ia melihat Jakarta semrawut pasca di penjaranya Basuki Tjahyadi Purnama (Ahok) hingga Djarot penggantikan sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Ini ujian bagi para pamong apakah pasca lebaran nantinnya mereka bisa menuntaskan serta mempercepat keinginan Gubernur Djarot dengan sisa waktu kepimpinannya untuk Jakarta lebih tertib, nyaman serta kondusif.

Sementara Ketua Dewan Kota Jakarta Pusat Ferry Iswan menyatakan saat bulan puasa yang baru saja usai diharapkan menjadi pembelajaran bagi pamong Dalam menggiring Jakarta yang Tertib oleh para PKL.

Walaupun PKL juga masyarakat DKI yang ingin hidup dalam penempatan potisioning mereka berusaha secara layak bermartabat, tukasnya.

Banyaknya PKL liar yang tumbuh itu merupakan kesalahan pemerintah sehingga mereka dengan modal seadanya tumbuh di jalan karena kurangnya pembinaan dan sosialisasi oleh pemda DKI.

“Gerobak gerobak dorong bahkan tenda mereka buka di jalan dengan tikar dalam mengais rezeki saat malam hari karena persoalan modal usaha atau tak ada tempat bagi mereka, ” kata Ferry.

reporter : nanorame

 

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap