Jakarta, sketsindonews – Penertiban bulan Tertib Trotoar dengan kekuatan 100 petugas gabungan yang dilakukan pemerintah Kecamatan Senen dalam operasinya ternyata masih pilih kasih dalam penindakan pada spot spot vital.
Kegiatan yang berjalan hingga 3 hari (8-11 Agustus 2017) direncanakan dalam pantauan sketindonews.com maaih saja pelaku usaha melakukan aktifitas seperti cat duco maupun jalan Senen Raya dekat Kantor Polres masih saja berjejer motor dan mobil yang tidak dieksekusi baik tilang maupun OCP.(9/8)

Saat dikonfirmasi Sekretaris Kecamatan Senen Ishran Prasetiawan usai operasi menyatakan, selain PKL di trotoar petugas gabungan juga lakukan pengangkutan hasil penertiban. Sebanyak hampir 20 lapak di angkut petugas termasuk penilangan mobil yang sedang dilakukan pengecetan oleh usaha cat duco, tuturnya.
Pihak usaha cat duco kami ingatkan nantinya kami akan lakukan peringatan kembali kepada pihak usaha di trotoar.yang masih melakukan aktifitas.
Kawasan Tertib Trotoar kami fokuskan pada lintasan kawasan protokol Jalan Senen Raya, Jalan Kwitang, Jalan Usman Harun, Jalan Salemba Raya serta Stasiun Senen, ujarnya.(9/8)
Sementara Riyadi (45) seorang pedagang ketika diminta pendapatnya mengatakan, operasi ini tidak seimbang (diskriminatif) serta kami para usaha kecil selalu dipojokan dengan aturan pelanggaran usaha, ujarnya.
Lihat saja depan Kantor Kecamatan Senen saja banyak ojek online serta parkir sembarangan gak di eksekusi.
Artinya, pihak pemerintah Kecamatan tidak tegas karena masih banyak usaha yang dibiarkan dengan kebijakan toleransi waktu, kok kami tidak diberlakukam yang sama seperti yang terlihat dilakukan komunitas usaha lainnya.
Kita bisa lihat banyak trotoar kawasan Senen dan jalan separuhnya hampir dikuasai oleh profesi ekonomi seperti kami tapi mereka aman saja, tukas Riyadi
Dalam kegiatan tertib Trotoar hadir secara langsung Kasatpol PP Kota Jakarta Pusat Rahmat Effendi ,AP.M.Si, Kasi PPNS & Penindakan Santoso,SH, Kasatpol PP Kec. Senen Eyo Sunaryo
Kasatpel Dishub Kec. Senen Ceceng Rochman serta aparat TNI – Polri yayg tergabung dalam Muspika.
reporter : nanorame












