Papua, sketsindonews – Program Relawan Pengadaan 500 Payung Peduli mama-mama Pasar Papua adalah program yang lahir dari keadaan dan situasi dimana ekonomi dan situasi pasar mama papua sedang mengalami persoalan yang bisa dikataan “Kacau/Tidak Baik”.
Kondisi mama-mama Pasar Papua yang setiap hari, setiap bulan, hingga setiap tahun tidak mengalami perubahan. Dimana persaingan berdagang membuat mama-mama Papua tidak mendapatkan tempat yang layak diatas tanahnya sendiri.
Keadaan itu semakin diperparah lagi dengan tidak ada perhatian seirius dari pemerintah terhadap mama-mama pasar Papua.
Melihat kondisi ini, lahirlah program inisiatif yang berasal dari anak-anak Mahasiswa Papua yang sedang bersekolah diluar Papua bahkan yang bersekolah di Papua, melakukan kegiatan pengumpulan dana relawan untuk mengumpulkan payung bagi mama-mama pasar Papua.
Roberta Muyapa, salah satu inisiator mengatakan, “saya memulai kegiatan ini dengan membuat group messenger dan akun facebook dengan nama akun 500 payung peduli mama-mama pasar Papua. Tujuannya meminta dukungan dari berbagai pihak.”
Selain itu, ia juga memulai penggalangan dana disetiap kota study di seluruh Indonesia terutama di lingkaran Mahasiswa. Untuk mendapatkan dana, ia lakukan penjualan jagung, ubi sambal, bingkai foto A3, bazar, ngamen di jalanan dan lainnya.
Dengan berjalannya waktu, banyak simpatisan yang datang baik berupa dukungan individu maupun kelompok. Dukungan tersebut, sehingga 500 payung dapat terkumpul dan siap dibagikan di kabupaten di Papua.
“Saya secara pribadi mau mengucapkan terimakasih atas dukungan yang datang dari berbagai pihak, sehingga relawan payung untuk mama-mama pasar Papua bisa dapat dibagikan di beberapa kabupaten di Papua, antara lain ; Kab. Sorong, Manokwari, Serui, Waropen, Timika, Paniai, Deyai, Dogiyai, Jayapura dan Wamena,” ungkap Roberta.
Untuk mama-mama pedangan di kabupaten Jayawijaya mendapatkan 24 Payung dan di bagikan langsung oleh Senioritas Alumni Se-Jawa dan Bali kaka Nelson Jikwa dan Koordinator relawan Payung, Roberta Muyapa yang berlangsung di gedung Aula Sosial Katolik (SOSKA) Kabupaten Jayawijaya, Selasa, (29/08/17).
Kegiatan ini dilaksanakan dengan kerjasama Forum Peduli Masyarakat Pegunungunan Tengah Papua. Kegiatan yang berlangsung di gedung Soska Wamena, juga diisi dengan beberapa acara, seperti pemutaran profil singkat tentang pedangang mama-mama pasar Papua serta pemutaran film documenter, dilanjutkan dengan sesi diskusi dan diakhiri dengan pembagian payung kepada mama-mama pasar Papua.
(Gerry Kossay)







