Yogyakarta, sketsindonews – Sebanyak 4 pilot Senior mantan Tentara Udara Diraja Malaysia (TUDM) alumni Sekolah Penerbang (Sekbang) Angkatan-16, dan Sekolah Navigasi Penerbang Angkatan 16. Setelah berpisah kurang lebih 40 tahun lamanya dapat berkumpul kembali dan bernostalgia bersama, yang akan berlangsung Senin, 11 s/d 13 September 2017, bertempat di Kota Gudeg Yogyakarta.
Komandan Lanud Adisutjipto Marsekal Pertama TNI Ir Novyan Samyoga, MM, menyambut dan mengantarkan rombongan Alumni Sekbang 16 yang sedang melaksanakan reuni di Yogyakarta khususnya di Lanud Adisutjipto yang sempat menjadi tempat kenangan pahit manis dalam mengawali kariernya.
Dihadapan kurang lebih 22 perwira penerbang Senior, baik alumni dari Pilot Indonesia maupun Malaysia tersebut, komandan Lanud Adisutjipto menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan suatu kehormatan bagi Lanud Adisutjipto, selain itu juga merupakan bukti perhatian para senior kepada Lanud Adisutjipto dan juga merupakan forum yang sangat baik untuk saling bersilahturahmi, berkomunikasi dan berinteraksi.
Selaku Ketua Penyelenggara, Marsekal TNI Purn Hanafi Asnan yang juga mantan Kepala Staf TNI AU era tahun 1999 s/d 2002, menyampaikan bahwa kegiatan Reuni Sekbang Angkatan 16 ini bertujuan semata-mata untuk menggugah kembali memori kita yang telah terpisah berpuluh-puluh tahun dan sekaligus kita mengenang suka-duka yang dulu pernah kita rasakan bersama selama selama Pendidikan.
Lebih lanjut Marsekal TNI Purn Hanafi Asnan menambahkan, Reuni selain diisi dengan ramah tamah juga dilaksanakan Nostalgia Napak Tilas dengan mengunjungi Wing Dikterbang dilanjutkan Foto Bersama, serta mengunjungi Museum Pusat TNI Angkatan Udara Dirgantara Mandala. Selain bernostalgia ke tempat-tempat Pendidikan Sekbang kawah candra dimuka yang sempat mendidik mereka, malam ini makan malam di Resto Ndoro Ajoe dengan berbagai kegiatan hiburan.
Menurutnya, Reuni menjadi sarana untuk kembali berkumpul, kangen-kangenan, bernostalgia, mengenang kembali saat-saat suka dan duka ketika tumbuh bersama seatap di sekolah.
“Namun dalam kehidupan sosial, reuni akan menjadi lebih bermakna apabila dapat menjadi sarana untuk menjalin kembali tali silaturahmi yang sempat terputus, karena kesibukan masing-masing maupun perbedaan arah kehidupan yang dijalani,” papar Marsejal TNI Purn Hanafi Asnan.
(*/Amin)






