1447 H
رمضان كريم
Marhaban Ya Ramadan
Semoga bulan suci ini membawa keberkahan, kedamaian, dan ampunan bagi kita semua.
✦ Mari sucikan hati, perbanyak ibadah, dan pererat silaturahmi ✦
Hengki Lumban Toruan
HENGKI LUMBAN TORUAN CEO & Founder Sketsa Indonesia

Isu John Kei Mualaf, Ini Keterangan Dari Nusakambangan

oleh
24.9K pembaca

Jakarta, sketsindonews – Pembina Rohani Narapidana Nusakambangan, KH Hasan Makarim nyatakan belum mendengar kabar terkait John Kei berniat masuk islam.

Saat, KH Hasan mencoba mempertanyakan kabar tersebut ke bagian pembinaan Nusakambangan. Menurutnya tidak ada obrolan terkait niat tersangka perkara pembunuhan Direktur Sanex Steel, Tan Harry Tantono, menjadi muslim.

“Saya dua hari lalu ke Nusakambangan. Saya sempat bertemu dengan semua Kalapas dan tidak ada perbincangan yang menyinggung soal itu (niat John Kei masuk Islam). Tadi saya juga sempat telpon bagian pembinaan, juga mereka tidak tahu. Senin besok saya ke NK dan coba akan saya tanyakan kebenaran kabarnya,” kata Hasan Makarim? Seperti dikutip dari merdeka.com, Jumat (15/9).

Gambar

Kata Hasan, diperlukan keterangan resmo dari Kementerian Agama terkait perpindahan agama. Jika benar Jhon Kei nantinya menjadi mualaf maka akan ada pembinaan rohani dari lapas, yang lantas dikonsultasikan dan didampingi pihak ketiga oleh rohaniawan.

Tapi faktanya, ditegaskan bahwa hingga saat ini belum ada konsultasi apapun yang mengarah ke kabar tersebut. “Sejauh ini kabar tentang Jhon Kei itu tidak benar,” kata Hasan.

Sementara, Koordinator Lapas se-Nusakambangan, Sudjonggo juga mengatakan bahwa tidak ada perbincangan dari Jhon Kei terkait keinginanya berpindah agama pada pihak lapas.

Ia mengatakan perpindahan agama adalah masalah fundamental sehingga perlu ada komunikasi dengan pihak keluarga.

Fenomena perpindahan agama seorang napi di dalam lapas, katanya bukan hal baru, tetapi memang perlu ada pendampingan dan obrolan lebih dalam terlebih dahulu yang melibatkan napi dan rohaniawan.

“Saya bersama dengan kalapas Permisan tempat Jhon Kei ditahan sekarang. Saat ini tidak ada laporan yang menyinggung soal kabar tersebut. Sejauh ini kabar tersebut saya katakan tidak benar,” ujarnya.

(merdeka.com)

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap