Jakarta, sketsindonews – Dirut LSM GACD, Andar M Situmorang angkat bicara terkait isu 5000 senjata ilegal yang belakangan ramai diperbincangkan di media sosial.
Namun, Andar tidak membahas lebih jauh terkait isu tersebut, ia lebih menyoroti korupsi di PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Persero) atau ASABRI (Persero) yang dipimpin oleh Sony Wijaya sebagai Direktur Utama.
“Gile benar 5000 pucuk senjata Ilegal, belum lagi GACD Ntar lagi pasti ungkap tuntas korupsi sistimatis di ASABRI, pura-pura bermain saham bodong,” kata Andar, Di Jakarta, Sabtu (23/9).
Dari data WASRIK ITJEN KEMHAN 2016, menurut Andar baru ditemukan Kerugian Negara 400 Milyar. “Yang pasti disengaja bermain saham bodong untuk rugi mencapai 1,7 Triliun,” ujarnya.
“Laporan palsunya ngaku surplus kaya tanam padi aja, rekayasa kerugianya aneh bohong besar, kok Asabri main judi di bursa saham, ntar bisa kena pasal 303 Kuhp lho malu-maluin, LSM GACD miliki dokumen dosanya ASABRI, tanggungjawab yuridis Panglima TNI,” ungkapnya.
Dia menambahkan, “Kecuali di Stop rekayasa heli, umumkan ternyata hanya kelalaian informasi, yakni tidak ada ditemukan korupsi pengadaan heli aw 101.”
Terkait pengadaan Heli AW 101, Andar mengatakan bahwa pembayaran saja belum lunas dan yang di Blokir merupakan pembayaran tahap 3 dan 4. Untuk itu dia meminta agar pemblokiran tersebut dapat dibuka, serta dinyatakan tidak ada tersangka.
“PM TNI salah, buka Police Line Heli AW 101, biarkan terbang diangkasa biru menjaga aman wilayah NKRI,” ucapnya.
(Eky)






