Hengki Lumban Toruan
HENGKI LUMBAN TORUAN CEO & Founder Sketsa Indonesia

Gong Xi Fa Cai

Selamat Tahun Baru Imlek 2577

Semoga Tahun Ular Kayu 2026 membawa kemakmuran & kebahagiaan
2026
🧧🐍 Imlek 2577

Nyaris Hilang Kesempatan, Monica Akan Hadiri Pertemuan WHO di Ottawa

4.2K pembaca

Jakarta, sketsindonews – Monica seorang anak usia 15 tahun nyaris saja akan kehilangan kesempatan mas dalam seumur hidupnya, hanya karena terpisah dari orangtuanya, dirinya anak dari seorang penjaja kopi keliling untuk menghadiri atas undangan World Health Organization (WHO) di Ottawa, Kanada.

Gadis berparas kuning langsat manis ini sendiri, sebelumnya berhasil menyingkirkan sejumlah pesaing-pesaingnya dalam mengikuti karya tulis mengenai pengalaman kekerasan yang diselenggarakan Yayasan Sayangi Tunas Cilik, partner dari Save the Children di Indonesia baru – baru ini.

Akhirnya Monica menjadi pemenang atas karya tulis yang dibuatnya tersebut, Monica pun berhak mewakili Indonesia guna memenuhi undangan WHO.

Gambar

Namun, untuk mengirimkan delegasi anak harus disertai persetujuan yang ditanda tangani orangtua.

“Sementara, singkatnya Purwati, ibunya Monica ini kan penjual kopi dan hidup berpindah-pindah di area Senen bersama adiknya Monica. Sehingga kami sempat kesulitan mencarinya,” terang Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat, Susana Budi Sulistiowati, Kamis (5/10).

Petugas Sudinsos Jakarta Pusat berkejaran waktu untuk menemukan Purwati. Hingga akhirnya Purwati berhasil ditemukan di Traffic Light Senen, oleh anggota Posko Senen dan Sakti Peksos Jakpus, Rabu (4/10) kemarin.

Purwati sebenarnya memiliki KTP dan tercatat sebagai warga DKI Jakarta dengan alamat di Jalan Dahlia Kramat, Senen, Jakarta Pusat. Namun, Purwati kena gusuran sehingga kemudian ia tinggal berpindah-pundah. “Tempat tinggalnya digusur, beliau tinggal di pertigaan Jalan Gandasuli belakang LP3I,” imbuhnya.

Setelah ditemukan petugas gabungan, saat itu juga Purwati langsung dibawa petugas ke kantor VFS Global di Kuningan City, Jakarta Selatan, untuk menanda tangani persetujuan pengiriman Monica ke Kanada. Pertemuan itu, akan dihadiri oleh perwakilan anak, pemerintah, NGO, se-dunia.

Sebuah karya dari anak penjual kopi telah menjadi contoh anak marginal dalam sisi ekonomi dapat memberikan nama harum bagi Bangsa Indonesia dalam pertemuan perwakilan di tingkat Organisasi Dunia.

reporter : nanorame

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap