Logo HPN 2026

Hari Pers Nasional

Akan diselenggarakan di
PROVINSI BANTEN
9 Februari 2026

Husein Murad ; Kepulauan Seribu Perlu Early Warning System Antisipasi Bencana

oleh
2.3K pembaca

Jakarta, sketsindonews – Alat mitigasi “Early Warning System” dalam antisipasi warga Kepulauan Seribu dari musibah bencana Stunami secara dini terus dilakukan Pemkab Kepulauan Seribu, rencananya pihak BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika akan segera memasang mitigasi tersebut.

Memberikan rasa aman bagi warga Kepulauan Seribu dalam melakukan kesiap siagaan antisipasi dari semua pihak, semua ini kami lakukan agar tak ada lagi was – was di tengah warga, ujar Bupati Kepulauan Seribu Husein Murad dalam rapat koordinasi antar instansi di Kantor Mitra Pradja Sunter, Jakarta Utara.

Hadir dalam rapat instansi terkait diantaranya ; BNPB DKI, Biro Tapem, Dishub, BMKG, Drektorat Potensi Maritim Pushidrosal serta para pejabat Tingkat Pemkab dapat disimpulkan bahwa secara letak Kepulauan Seribu secara geogerafis cukup aman dari bahaya stunami karena berada di perairan laut Jawa.

Gambar
rakor.pemkab.kep.1000.sar.bencana

Sebaliknya kejadian Stunami yang terjadi di Pandeglang (Banten), Lampung, Kalimantan berada terletak pada jalur perairan Selatan Laut Jawa. Namun demikian pemahaman edukasi serta sosialisasi untuk warga harus kami lakukan baik menyediakan sarana dan prasarana secara bertahap, jelas Murad.(30/1)

Salah satunya mengagendakan sebuah Forum Group Discussion (FGD) atau simposium mengarah kepada kajian agar pemerintah juga memikirkan secara antisipatif.

Output simposium nantinya menjadikan sebuah masukan dari pernyataan para pakar sebagai informatik dan di perluas untuk disampaikan kepada masyarakat, apakah hasilnya merah, biru atau kuning.

Posko SAR dan Sosialisasi

Posko SAR di Pulau Karya akan kami dirikan menjadi kantor bersama antar instansi dalam mewujudkan peran sosialisasi deteksi cegah musibah stunami serta kejadian di laut, terang Murad.

Sementara Direkrorat Maritim Pushidrosal Letkol Laut (KH) Muddan Zayadi menambahkan, apa yang telah di lakukan Bupati Kepulauan Seribu Husein Murad sebuah hal yang patut kita apresiasi dalam menjalankan dan memberikan ketenangan warga penduduk pulau seribu.

Pihaknya nanti dalam tugas bersifat memberikan berbagai kondisi laut serta ancaman termasuk antisipasi musibah dengan angka angka sebagai parameter, ungkapnya.

Kolaborasi ini nantinya bukan saja milik pemeritah namun sisi lain stake holder untuk kita libatkan dalam satu kegiatan bersama dalam mendukung rasa Aman dalam menjamin keselamatan musibah, tutup Letkol (KH) Muddan.

reporter : nanorame

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap