Jakarta, sketsindonews – Sudah sejak lama sepanjang Jalan Gunung Sahari 7 A Timur Dalam membuat mata pelintas jalan sangat menyangkan bahwa wilayah terkesan jorok, dikarenakan bellum tjntadnya penataan jalan.
Kata warga Diah (35) mengatakan, penertiban dan penataan jalan itu sudah lama tak tintas oleh pihak Pemko Jakarta Pusat, padahal banyak masalah selain LPS menjadi kawasan pera pemulung sehingga gerobak sampah pun melebihi kapasitas parkir di jalan, ucapnya.(23/9)

J
elas tempat itu menjadi penamoungan para pemulung, begitu pula warga yang bertempat timggal berderet bangunan diatas saluran menjadi kawasan itu semakin problematis.
“Ada tiga kelompok diwilayah itu hingga saat ini sulit ditertibkan warga yang dilindungi dengan mengatas namakan “Abdi Rakyat”,, pemulung dan kelomouk warga tak jelas.’
Sumber sketsindonews mendapat informasi bahwa pihak Sudin LH hingga saat ini belum.melakukan penyelesaian LPS dalam.metapihkan selain mengusir para pemulung di lokasi terssbut.
Hal ini warga kerap mengadu pihak Kelurahan Gunung Sahari Utara agar wilayah itu distrilkan menjadi kawasan tertata, terlebih sudah ada lokasi ikan Hias yang menjadi binaan Pemprov DKI Jakarta, ketus Warga.
nanorame







