Jakarta, sketsindonews – Lurah Kampung Rawa Kecamatan Johar Baru Jakarta Pusat H.Suherman dalam pertemuan kelembagaan RT – RW sebagai mata rantai komunikasi, kordinasi terus mengingatkan bahwa RT RW merupakan peran strategis dalam memacu gerakan serta mendorong misi pembangunan Jakarta,
Maju Kotanya Bahagia Warganya ungkapnya.(17/10)
Sebagai peran terdepan RT RW sudah saatnya melaksanakan peran lingkungan bagi kemaslahatan wilayah untuk merubah mind set semua pihak baik Birokrat serta bentuk layanan bagi warganya sampai ketingkat bawah.
Lurah merupakan pamong untuk membentuk karakter, namun hal ini menjadi kesia – siaan jika tidak bisa bersinergi dalam menciptakan dinamika yang ada, terlebih kampung rawa wilayah yang menurutnya di apit oleh wilayah lain sehingga sangat rentan singgah persinggungan.

Sambung H Suherman, stigma negatif kampung rawa secara perlahan telah berubah positif karena warganya punya keinginan besar menjadi kawasan religius dan kreatif dalam menciptakan karya warganya.
“Jadi peran RT RW sesungguhnya harus mendukung bukan menjadi bagian penghambat ,terlebih Dinamika yg semestinya bersinergi menampung aspirasi warganya.”
Tak pula juga pemikiran itu sama karena peran Lurah,RT RW,adalah sama sebagai pelayanan masyarakat, bagaimana menampung semua persoalan yang berkembang dalam satu lingkungan kondusif, karena ada 3 aspek yang harus di berikan yaitu Pelayanan, Pemberdayaan, dan Pembangunan..
Perubahan pola pikir masyarakat tentunya juga menjadi efek dari peran kebiasaan lama yang akhirnya menjadi tidak nyaman, namun itu semua kritik pembenaran oleh karena perubahan pola pikir diperjalanan religius warga semakin tajam dan cerdas, jelas Suherman.
Hadir dalam pertemuan tersebut Sekertaris Kecamatan Johar Baru Djaharudin, Bimaspol, Babinsa, Kasatgas Pol PP serta para tokoh masyarakat.
nanorame













